Berita Pilihan

Saddil Ramdani Kembali ke Timnas: Kebangkitan Sayap Garuda Menjelang Piala AFF 2026

admin ·
Saddil Ramdani Kembali ke Timnas: Kebangkitan Sayap Garuda Menjelang Piala AFF 2026

Berita Pilihan 28 April 2026 – Saddil Ramdani resmi dipanggil kembali ke Tim Nasional Indonesia setelah hampir dua tahun absen. Pemanggilan ini diumumkan pelatih kepala John Herdman menjelang rangkaian FIFA Matchday pada Juni 2026 serta persiapan Piala AFF 2026. Penampilan konsisten Saddil bersama Persib Bandung menjadi faktor utama yang membuat nama pemain berusia 27 tahun ini kembali menancapkan harapan di skuad Garuda.

Selama musim 2025/2026, Saddil mencatatkan 29 penampilan di semua kompetisi Liga 1 bersama Persib Bandung. Dari jumlah itu ia berhasil menambahkan empat gol dan satu assist, statistik yang menunjukkan kontribusi signifikan di lini serang tim. Kecepatan, kreativitas, serta kemampuan menembus pertahanan lawan dari sisi sayap kiri menjadi nilai jual utama bagi John Herdman yang menginginkan variasi serangan dalam skema taktis baru.

Baca juga:
  • Penampilan: 29 laga
  • Gol: 4
  • Assist: 1
  • Posisi utama: Sayap kiri

Perjalanan internasional Saddil juga tidak kalah mengesankan. Ia menembus tim senior pada 2017 di era Luis Milla, kemudian melanjutkan kariernya di tim U‑19 dengan 11 gol dari 19 pertandingan. Di level senior, ia telah mengumpulkan 26 caps dan mencetak dua gol, termasuk gol penting melawan Nepal (Juni 2022) dan Filipina (November 2023). Namun, sejak Januari 2024, nama Saddil tidak lagi muncul dalam daftar skuad, hingga kini kembali diundang oleh Herdman.

John Herdman menegaskan bahwa kehadiran Saddil akan menambah dimensi baru bagi serangan Garuda. “Kecepatan dan kemampuan dribelnya sangat cocok untuk menyerang dari sayap, baik di sisi kiri maupun kanan. Kami ingin memanfaatkan kaki kiri yang akurat untuk menciptakan peluang gol,” ujar Herdman dalam konferensi pers daring.

Pemusatan latihan dijadwalkan berlangsung 26 hingga 30 Mei 2026 di Jakarta. Bersama Saddil, dua rekan sekawan Persib Bandung, Thom Haye dan Marc Klok, juga mendapatkan panggilan yang sama. Ketiganya akan bersaing untuk tempat di skuad utama yang akan bertanding pada FIFA Matchday 1‑9 Juni 2026 serta Piala AFF yang akan digelar pada Juli‑Agustus 2026.

Baca juga:

Analisis taktik menunjukkan bahwa Saddil dapat berperan sebagai penyerang sayap tradisional maupun sebagai inverted winger yang memotong ke dalam. Kemampuan menembak dengan kaki kiri dari jarak menengah hingga luar kotak penalti menambah ancaman bagi lawan. Selain itu, pengalamannya bermain di Malaysia bersama Sabah FC selama empat tahun memberikan perspektif internasional yang berharga bagi tim yang sedang menyiapkan diri untuk kompetisi regional.

Para pengamat sepak bola menilai pemanggilan ini sebagai langkah tepat. “Setelah dua tahun tidak tampil di Timnas, Saddil kembali dengan performa konsisten di level klub. Ia layak mendapatkan kesempatan kedua, terutama dengan kebutuhan Garuda akan opsi serangan yang lebih dinamis,” kata seorang analis senior Liga 1.

Para pendukung juga menyambut baik berita ini. Media sosial dipenuhi dukungan untuk Saddil, dengan banyak netizen berharap ia dapat mengembalikan kejayaan sayap Garuda dan membantu Indonesia meraih gelar pertama di Piala AFF sejak 2020.

Baca juga:

Dengan agenda latihan yang akan datang, Saddil Ramdani berada di jalur yang tepat untuk mengukir kembali namanya di panggung internasional. Jika ia dapat menyalurkan kecepatan dan kreativitasnya secara konsisten, Garuda memiliki peluang lebih besar untuk menembus babak final dan bahkan merebut trofi Piala AFF 2026.

Kesimpulannya, kembalinya Saddil Ramdani ke Timnas Indonesia bukan sekadar kebetulan, melainkan hasil kerja keras, konsistensi performa di level klub, dan kepercayaan pelatih John Herdman. Para pemain muda dan senior kini menantikan bagaimana kontribusi Saddil akan memengaruhi taktik dan hasil akhir tim nasional dalam kompetisi mendatang.