Berita Pilihan

Drama Manuver Lap Terakhir Kiandra Ramadhipa Bawa Podium Pertama di GP Spanyol

admin ·
Drama Manuver Lap Terakhir Kiandra Ramadhipa Bawa Podium Pertama di GP Spanyol

Berita Pilihan 28 April 2026 – Pembalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, mencuri perhatian dunia balap motor setelah menaklukkan Race 2 Red Bull Rookies Cup di Jerez, Spanyol, pada 26 April 2026. Dengan usia 16 tahun, Kiandra memulai balapan dari posisi ke-17, namun melalui strategi agresif dan ketepatan eksekusi, ia berhasil menembus barisan depan dan akhirnya meraih podium pertama dalam kariernya di ajang bergengsi ini.

Sejak awal, kompetisi di sirkuit Jerez berlangsung sengit. Kiandra menempati posisi ketujuh pada Race 1, namun ia tidak menyerah. Pada lap awal Race 2, rider tersebut menunjukkan progresivitas luar biasa dengan menembus tujuh posisi pertama dalam tujuh putaran pertama. Ia beradu kecepatan dengan pembalap-pembalap berpengalaman seperti Yaroslav Karpushin, Mateo Marulanda, Benat Fernandez, dan Fernando Bujosa.

Baca juga:

Ketegangan memuncak pada lap terakhir. Kiandra mengamati bahwa di sektor akhir ia dapat memanfaatkan slipstream dari dua pembalap di depannya. “Di lap terakhir, saya lihat saya bisa dapat slipstream di sektor terakhir. Sebelum tikungan terakhir, saya melihat mereka berbelok tajam ke kiri, saya berpikir, ‘belok ke kanan’.” ujarnya dalam wawancara resmi. Keputusan kritis itu memicu manuver lap terakhir yang menjadi kunci kemenangan. Ia menahan rem pada titik optimal, memotong jalur dalam, dan meluncur dengan akselerasi penuh hingga mencapai garis finis.

Hasil akhir balapan menegaskan kehebatan strategi Kiandra. Ia mencatatkan waktu 25 menit 48,363 detik, mengungguli Karpushin hanya 0,212 detik. Berikut rangkaian hasil lengkap Race 2:

Baca juga:
  • 1. Kiandra Ramadhipa (Indonesia) – 25:48.363
  • 2. Yaroslav Karpushin (Kirgistan) +0,212 detik
  • 3. Mateo Marulanda (Kolombia) +0,216 detik
  • 4. Benat Fernandez (Spanyol) +0,224 detik
  • 5. Fernando Bujosa (Spanyol) +0,257 detik

Kemenangan ini tidak hanya menambah koleksi trofi Indonesia, tetapi juga menandai tercapainya rekor baru yang melampaui prestasi Veda Ega Pratama pada musim sebelumnya. Selain menambah poin klasemen, Kiandra kini menempati posisi kedua dengan total 34 poin, menutup jarak yang tipis dengan pemimpin.

Setelah merayakan keberhasilan tersebut, Kiandra menegaskan tekadnya untuk tidak berpuas diri. “Saya merasa sangat menakjubkan. Ini hanya permulaan. Saya akan tetap tenang dan bekerja lebih keras di seri berikutnya, yakni di Le Mans,” kata Kiandra dalam pernyataan resmi yang disampaikan kepada media. Jadwal selanjutnya menargetkan Le Mans, Prancis pada 8‑10 Mei 2026, di mana ia berharap dapat mempertahankan performa apik dan memperkuat posisi di klasemen.

Baca juga:

Tim Astra Honda Racing Team (AHRT) pun memberikan pujian atas kematangan taktis rider muda tersebut. “Kiandra menunjukkan kemampuan membaca situasi balapan dengan cepat. Manuvernya di tikungan terakhir adalah contoh sempurna bagaimana slipstream dan pemilihan jalur dapat mengubah hasil balapan,” ungkap manajer tim. Dukungan teknis dan pelatihan intensif dari Astra Honda Racing School menjadi faktor pendukung utama dalam perkembangan karier Kiandra.

Secara keseluruhan, keberhasilan Kiandra Ramadhipa di Jerez mencerminkan kebangkitan talenta Indonesia di panggung internasional. Dengan kombinasi keberanian, kecerdasan balap, dan dedikasi tinggi, ia telah menginspirasi generasi muda untuk menembus dunia MotoGP. Penantian para penggemar kini beralih pada seri Le Mans, di mana Kiandra berencana melanjutkan tren positifnya dan mengukir sejarah baru untuk Indonesia.