Harga Emas Pegadaian Turun Tajam: Antam, UBS, dan Galeri24 Catat Penurunan di Senin 27 April 2026
Berita Pilihan 28 April 2026 – Pada Senin 27 April 2026, harga emas yang dijual oleh PT Pegadaian (Persero) mengalami penurunan simultan untuk tiga produk utama: Antam, UBS, dan Galeri24. Penurunan ini menjadi sorotan investor domestik mengingat pergerakan harga emas global yang juga melemah pada awal pekan.
Data resmi yang diambil dari laman Sahabat Pegadaian menunjukkan bahwa harga per gram pada hari Senin tercatat sebagai berikut: Antam Rp2.938.000, UBS Rp2.879.000, dan Galeri24 Rp2.820.000. Pada Selasa 28 April, harga tersebut kembali turun menjadi Antam Rp2.922.000, UBS Rp2.868.000, serta Galeri24 Rp2.810.000. Penurunan tersebut menandai tren kompak yang belum pernah terjadi selama tiga minggu terakhir.
| Produk | Senin 27 Apr 2026 | Selasa 28 Apr 2026 |
|---|---|---|
| Antam | Rp2.938.000 | Rp2.922.000 |
| UBS | Rp2.879.000 | Rp2.868.000 |
| Galeri24 | Rp2.820.000 | Rp2.810.000 |
Selain harga per gram, Pegadaian juga menyediakan variasi kuantitas untuk masing‑masing produk. Galeri24 dijual mulai 0,5 gram hingga 1 kilogram, UBS mulai 0,5 gram hingga 500 gram, sementara Antam tersedia dari 0,5 gram hingga 100 gram. Berikut contoh harga untuk beberapa ukuran umum:
- Antam 1 gram: Rp2.922.000
- UBS 1 gram: Rp2.868.000
- Galeri24 1 gram: Rp2.810.000
Penurunan harga emas di Pegadaian tidak lepas dari dinamika pasar internasional. Pada hari Selasa, harga spot emas dunia turun 0,2 % menjadi USD 4.698,27 per ounce, sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni melemah 0,4 % menjadi USD 4.722,60 per ounce. Analis menilai bahwa pergerakan ini dipicu oleh dua faktor utama:
- Perhatian investor beralih ke pertemuan penting bank sentral global. Kebijakan suku bunga yang diperkirakan akan tetap tinggi menurunkan daya tarik emas sebagai safe‑haven.
- Ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Konflik Iran yang belum menemukan solusi damai mendorong harga minyak naik, menambah tekanan inflasi dan menggeser aliran dana ke aset berbunga.
Dalam konteks domestik, penurunan harga emas Pegadaian juga dipengaruhi oleh kebijakan moneter Bank Indonesia yang menahan laju inflasi di kisaran target. Kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar membantu menurunkan harga emas impor, yang pada gilirannya menurunkan harga jual di dalam negeri.
Para pelaku pasar, termasuk perorangan yang menabung lewat logam mulia, diimbau untuk memantau perkembangan data ekonomi global serta kebijakan bank sentral. Meskipun penurunan harga dapat menjadi peluang beli, volatilitas tetap tinggi mengingat faktor‑faktor eksternal yang belum pasti.
Secara keseluruhan, harga emas Pegadaian pada Senin 27 April 2026 mencerminkan respons cepat pasar terhadap dinamika internasional dan kebijakan moneter domestik. Investor disarankan untuk menimbang strategi jangka pendek maupun jangka panjang sebelum melakukan transaksi.