BYD Great Tang Buka Pra‑Penjualan, 30.000 Pesanan dalam Sehari, Harga di Bawah Rp 1 Miliar
Berita Pilihan 27 April 2026 – Produsen mobil listrik asal Tiongkok, BYD, resmi membuka keran pra‑penjualan SUV terbarunya, Great Tang, pada 24 April 2026. Dalam 24 jam pertama, lebih dari 30.000 unit telah dipesan, menandakan antusiasme tinggi pasar terhadap kendaraan berukuran monster dengan harga yang masih berada di bawah satu miliar rupiah.
Great Tang menempati posisi tertinggi dalam rangkaian model Dynasty BYD. Dengan panjang lebih dari 5,3 meter dan jarak sumbu roda 3.130 milimeter, SUV ini masuk dalam kategori full‑size dan dilengkapi tiga baris kursi serta total tujuh tempat duduk. Desain eksterior menampilkan lampu depan lebar serta elemen lampu vertikal khas BYD, sedangkan interior mengusung layar sentuh melayang, layar hiburan untuk penumpang depan, dan tambahan layar di bagian belakang.
Berikut rangkuman spesifikasi utama Great Tang:
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Panjang | >5,3 m |
| Wheelbase | 3.130 mm |
| Kapasi Kursi | 7 orang |
| Harga | Rp620 juta – Rp793 juta (US$36.460‑US$46.670) |
| Jarak Tempuh (Listrik Penuh) | hingga 950 km (CLTC, RWD) |
| Daya (All‑Wheel) | 585 kW, 0‑100 km/jam dalam 3,9 detik |
| Pengisian Cepat | 10C, arus puncak 1.000 A |
Versi listrik penuh memanfaatkan baterai Blade generasi kedua yang terintegrasi dengan platform tegangan tinggi 1.000 V. Motor ganda pada varian all‑wheel menghasilkan tenaga hingga 585 kW, memungkinkan akselerasi 0‑100 km/jam hanya dalam 3,9 detik. Sistem pengisian cepat 10C dengan arus puncak 1.000 A menjadikan Great Tang salah satu mobil listrik tercepat di pasar China dalam hal pengisian.
Selain varian listrik murni, BYD juga menawarkan dua pilihan plug‑in hybrid (PHEV). Versi DM‑i menggabungkan mesin bensin 1,5 L turbo dengan motor listrik 300 kW, sementara varian DM‑p memakai dua motor listrik total 400 kW dan mampu melaju 0‑100 km/jam dalam 4,3 detik. Kedua varian hybrid dilengkapi suspensi udara DiSus‑A yang dapat membaca kondisi jalan serta kemudi roda belakang untuk mempermudah manuver meski berukuran besar.
Fitur bantuan pengemudi berbasis lidar, chipset kokpit 3 nm, serta sistem audio premium Devialet dengan 27 speaker menambah nilai eksklusif pada Great Tang. Meskipun dilengkapi teknologi tinggi, harga jualnya tetap kompetitif di bawah satu miliar rupiah, menempatkannya di segmen SUV full‑size arus utama yang bersaing dengan model seperti Geely Galaxy M9.
Data internal China EV DataTracker mencatat penurunan penjualan domestik BYD pada kuartal pertama 2026 sebesar 61,5 % menjadi 303.150 unit dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, peluncuran Great Tang diharapkan menjadi penyangga pertumbuhan, khususnya bila model ini diperkenalkan ke pasar Indonesia yang kini tengah mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik.
Di Indonesia, harga di bawah Rp 1 miliar membuka peluang bagi konsumen kelas menengah‑atas yang menginginkan SUV berkapasitas besar tanpa harus memasuki segmen premium. Mengingat kebijakan insentif pemerintah yang masih mendukung kendaraan listrik, Great Tang berpotensi menjadi pilihan utama bagi pembeli yang mengutamakan ruang, performa, dan teknologi terkini.
Secara keseluruhan, BYD Great Tang menampilkan kombinasi ukuran monster, performa tinggi, dan harga terjangkau yang belum banyak ditemukan di pasar SUV listrik global. Dengan lebih dari 30.000 pesanan dalam 24 jam pertama, respons pasar menunjukkan bahwa strategi BYD untuk mengisi celah SUV full‑size berharga terjangkau berhasil menarik perhatian konsumen di China dan berpotensi merambah ke Indonesia.