Liverpool vs Crystal Palace: The Reds Hancurkan Rekor Buruk, Menang 3-1 di Anfield
Berita Pilihan 26 April 2026 – Pekan ke-34 Premier League 2025/2026 menyuguhkan laga menegangkan antara Liverpool dan Crystal Palace di Anfield pada Sabtu, 25 April 2026. Pertandingan yang ditunggu-tunggu itu menjadi ujian penting bagi The Reds, yang berupaya mengamankan posisi empat besar klasemen sementara. Dengan kehadiran manajer baru Arne Slot, Liverpool menampilkan permainan ofensif yang mengancam sejak menit-menit awal.
Gol pembuka muncul pada menit ke-35 melalui serangan cepat Alexander Isak. Penyerang Swedia itu menerima bola di dalam kotak penalti, menembakkan tendangan keras yang memantul sebelum meluncur ke sudut gawang, menambah kepercayaan diri Liverpool. Ini menjadi gol pertama Isak di Anfield sejak bergabung dengan klub, menandai kontribusi penting dalam upaya meraih tiga poin.
Lima menit kemudian, Andrew Robertson menambah keunggulan Liverpool dengan gol kedua. Dari serangan balik yang terorganisir, Robertson menembus pertahanan Palace dan menembakkan bola lurus ke pojok atas gawang, menegaskan dominasi The Reds di babak pertama. Kedua gol tersebut membuat skor menjadi 2-0, memberi tekanan besar pada tamu.
- 35′ – Alexander Isak (Liverpool)
- 40′ – Andrew Robertson (Liverpool)
Crystal Palace berhasil menahan kegagalan total pada menit ke-71 melalui gol balasan Daniel Muñoz. Penyerang Spanyol itu memanfaatkan rebound setelah kiper Liverpool, Freddie Woodman, gagal menahan tembakan dari Jean‑Philippe Mateta, dan menempatkan bola ke sudut bawah gawang. Gol ini memberi harapan bagi Palace, namun jarak masih terasa signifikan.
Puncak drama terjadi pada tambahan waktu babak pertama, menit ke-90+6, ketika Florian Wirtz menutup skor bagi Liverpool. Serangan terakhir The Reds menghasilkan tembakan tajam Wirtz yang menembus pertahanan Palace yang lelah, memastikan kemenangan 3-1. Gol ini tidak hanya menambah selisih skor, tetapi juga menandai kemenangan pertama Liverpool di Anfield melawan Palace sejak September 2021, mematahkan rekor negatif yang telah berlangsung selama tiga pertemuan.
Secara statistik, Liverpool mendominasi penguasaan bola dengan 53 persen, meski tembakan mereka hanya sembilan kali dengan tiga tepat sasaran. Palace mencatat 14 tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran, namun gagal mengkonversi peluang menjadi gol. Keefektifan Liverpool dalam memanfaatkan peluang terbukti menjadi faktor penentu. Kemenangan ini mengangkat Liverpool ke peringkat empat klasemen sementara dengan 58 poin, selisih delapan poin dari posisi ketiga dan tiga poin dari rival terdekat.
Manajer Arne Slot mengungkapkan kebahagiaan atas kemenangan tersebut, menekankan pentingnya konsistensi hingga akhir musim. “Kami sangat senang bisa mengamankan tiga poin di laga sulit ini,” kata Slot. “Kami tetap fokus pada tujuan akhir, yakni tiket Liga Champions.” Pada pekan berikutnya, Liverpool akan melawan Manchester United di Old Trafford, sementara Crystal Palace akan berhadapan dengan Bournemouth.
Kemenangan 3-1 dalam laga Liverpool vs Crystal Palace tidak hanya menambah tiga poin, tetapi juga mengembalikan kepercayaan diri tim setelah serangkaian hasil kurang memuaskan. Dengan performa gol dari Isak, Robertson, dan Wirtz, The Reds menunjukkan bahwa mereka mampu mengatasi tekanan dan mengubah tren buruk menjadi momentum positif menjelang akhir musim.