Arema Curi Poin di GBLA: Rekor Persib Terhenti!
Berita Pilihan 26 April 2026 – Jumat malam (24/04/2026), Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi saksi sengitnya laga pekan ke-29 BRI Super League antara Persib Bandung dan Arema FC yang berakhir dengan skor 0-0. Meskipun tidak ada gol tercipta, hasil imbang tersebut menjadi catatan penting karena Arema berhasil Arema curi poin di markas sang Pangeran Biru, mematahkan rekor 14 kemenangan beruntun Persib di kandang.
Persib yang memulai pertandingan dengan dominasi serangan, menciptakan beberapa peluang berbahaya sejak menit awal. Andrew Jung menjadi nama pertama yang menguji kiper lawan, namun tembakan kerasnya meleset tipis. Tekanan berlanjut melalui Berguinho dan Beckham Putra di babak kedua, namun masing-masing serangan terhalang oleh aksi gemilang kiper Arema, Lucas Frigeri, yang berulang kali mengeluarkan penyelamatan krusial.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menjelaskan taktik timnya dalam konferensi pers usai laga. Ia menegaskan bahwa strategi bertahan ketat dengan serangan balik cepat telah dirancang khusus setelah mempelajari pola permainan Persib. “Kami tahu betapa sulitnya bermain di GBLA. Karena itu, kami menyiapkan disiplin pertahanan yang tinggi dan menyiapkan peluang transisi yang mematikan,” ujar Santos.
Sementara itu, Persib tetap berada di puncak klasemen dengan total 66 poin, hanya tiga angka di atas Borneo FC yang berada di posisi kedua. Pada tabel sementara, Persib menempati posisi pertama, diikuti oleh Borneo FC dengan 63 poin, dan Arema FC berada di peringkat keempat dengan 58 poin.
| Tim | Poin |
|---|---|
| Persib Bandung | 66 |
| Borneo FC | 63 |
| Arema FC | 58 |
Keberhasilan Arema Arema curi poin tidak hanya berpengaruh pada posisi klasemen, tetapi juga memberikan dorongan mental menjelang pertandingan berikutnya melawan Persebaya Surabaya dalam Derby Jawa Timur. Marcos Santos menegaskan kesiapan timnya untuk melanjutkan persaingan ketat di puncak liga.
Penghargaan khusus juga diberikan kepada Lucas Frigeri, yang menjadi pilar pertahanan Arema. Penyelamatan-penyelamatan kritisnya, termasuk satu tekel spektakuler pada menit ke-78, menegaskan perannya sebagai benteng terakhir yang sulit ditembus.
Berikut beberapa statistik kunci pertandingan:
- Jumlah tembakan Persib: 12 (3 tepat sasaran)
- Jumlah tembakan Arema: 7 (1 tepat sasaran)
- Penguasaan bola Persib: 58%
- Penguasaan bola Arema: 42%
- Jumlah penyelamatan kiper Arema: 5
Meski Persib gagal mengamankan tiga poin penuh, mereka masih dapat mempertahankan posisi puncak asalkan tidak terjadi penurunan performa pada laga-laga berikutnya. Kedatangan Arema yang berhasil Arema curi poin menambah ketegangan persaingan gelar juara musim ini.
Secara keseluruhan, pertandingan ini menegaskan betapa pentingnya strategi defensif yang terorganisir dan eksekusi cepat dalam situasi tekanan tinggi. Kedua tim menunjukkan kualitas dan semangat juang yang tinggi, menjanjikan persaingan menarik di sisa musim Super League 2025/2026.