Persebaya klasemen melesat: Bajul Ijo dekat lima besar usai kemenangan dramatis
Berita Pilihan 24 April 2026 – Persebaya Surabaya kembali mengukir catatan penting pada pekan ke-29 Super League 2025/2026. Di Stadion Kie Raha, Ternate, tim hijau tua menaklukkan Malut United dengan skor 2-0. Gol pertama dibuka oleh Milos Raickovic pada menit ke-73, diikuti oleh penyelesaian akhir Francisco Rivera pada tambahan waktu pertama (90+1′). Kemenangan ini memutus dua pertandingan tanpa poin yang menimpa Persebaya dan menambah tiga poin penting, mengangkat Bajul Ijo ke posisi keenam dengan total 45 poin.
Hasil positif ini tidak hanya memperkuat posisi klasemen Persebaya, tetapi juga memperkecil jarak dengan Malut United yang berada di peringkat lima, hanya selisih satu poin. Sementara itu, rival sekutu Bali United juga menambah koleksi poinnya setelah mengalahkan Persita Tangerang 1-0 lewat penalti Diego Campos pada menit ke-61. Keberhasilan tersebut menempatkan Bali United pada peringkat ketujuh dengan 42 poin, menambah intensitas persaingan di papan tengah.
Berikut rangkuman singkat klasemen setelah pertandingan pekan ke-29:
| Peringkat | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 65 |
| 2 | Borneo FC Samarinda | 63 |
| 3 | Persija Jakarta | 59 |
| 4 | Persib masih memimpin | — |
| 5 | Malut United | 46 |
| 6 | Persebaya Surabaya | 45 |
Data di atas mencerminkan pergeseran signifikan di papan tengah. Persebaya kini berada selangkah lebih dekat ke zona lima besar, yang biasanya menjadi tiket kualifikasi turnamen Asia. Penambahan tiga poin juga meningkatkan moral tim menjelang sisa jadwal yang semakin ketat, dimana setiap laga dapat berpengaruh besar pada peluang masuk ke kompetisi internasional.
Selain Persebaya, performa PSM Makassar juga patut dicatat. Tim asal Sulawesi Selatan mengamankan kemenangan 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Gol-gol datang dari penalti Yuran Fernandes (37′), Sheriddin Boboev (60′) dan Luka Cumic (90+7′). Hasil ini mengangkat PSM ke peringkat ke-13 dengan 31 poin, menjauhkan mereka dari zona degradasi. Persik Kediri tetap di atas PSM dengan 33 poin, namun selisihnya tipis.
Persaingan di zona menengah menjadi semakin dinamis. Dewa United dan Persita masing-masing mengumpulkan 41 poin, diikuti PSIM Yogyakarta dengan 39 poin dan Arema FC dengan 38 poin. Selisih poin yang tipis membuat setiap pertandingan berikutnya sangat menentukan. Di sisi lain, zona degradasi masih menampakkan tekanan. Persis Solo berada di batas aman dengan 27 poin, satu poin di atas Madura United yang berada di zona merah. Semen Padang (20 poin) dan PSBS Biak (18 poin) masih berjuang keras untuk keluar dari dasar klasemen.
Secara keseluruhan, pekan ke-29 menandai fase penting bagi Persebaya dalam upayanya mengejar lima besar. Dengan performa menyerang yang kini lebih tajam, terutama dalam serangan balik, tim asuhan pelatih veteran ini menunjukkan potensi untuk kembali bersaing di puncak. Jika konsistensi dapat dipertahankan, peluang Persebaya untuk menembus zona kualifikasi turnamen Asia semakin terbuka lebar.