Berita Pilihan

Kontroversi Piala AFC: Persipura Ditetapkan WO 0‑3, Timnas U‑17 Siap Hadapi Grup Neraka di Asian Cup 2026

admin ·
Kontroversi Piala AFC: Persipura Ditetapkan WO 0‑3, Timnas U‑17 Siap Hadapi Grup Neraka di Asian Cup 2026

Berita Pilihan 23 April 2026 – Komite Eksekutif Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi memutuskan pada 10 Juni 2015 bahwa Persipura Jayapura harus menerima kekalahan walk‑over (WO) 0‑3 atas Pahang FA. Keputusan tersebut muncul setelah perselisihan administratif terkait izin pemain dan jadwal pertandingan yang dianggap melanggar regulasi AFC. Persipura, yang sempat menolak melanjutkan laga karena keberatan atas keputusan penundaan, kini terpaksa menelan hukuman yang berdampak pada klasemen dan reputasi klub.

Berita tersebut memicu beragam reaksi. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengirimkan surat resmi kepada AFC meminta klarifikasi dan pertimbangan kembali, sementara suporter Persipura yang tergabung dalam Persipuramania mengajukan permohonan kepada Presiden Jokowi untuk intervensi. Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) menegaskan bahwa opini publik yang menyalahkan mereka adalah penyesatan fakta.

Baca juga:

Di sisi lain, dinamika kompetisi AFC tidak berhenti pada kasus Persipura. Timnas Indonesia U‑17 akan menampilkan diri dalam Piala Asia U‑17 2026 yang dijadwalkan di Arab Saudi pada 5‑22 Mei. Karena menjadi salah satu delapan perempat finalis Piala Asia U‑17 2025, tim muda Garuda Asia lolos langsung ke fase grup tanpa melewati babak kualifikasi. Namun, undian grup menempatkan mereka dalam “grup neraka” bersama China, Jepang, dan Qatar.

  • Matchday 1: Indonesia U‑17 vs China U‑17, 5 Mei 2026, 23.30 WIB di Lapangan Latihan A Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
  • Matchday 2: Indonesia U‑17 vs Qatar U‑17, 9 Mei 2026, 23.30 WIB.
  • Matchday 3: Indonesia U‑17 vs Jepang U‑17, 12 Mei 2026, 23.00 WIB.

Pelatih timnas U‑23, Aji Santoso, yang juga terlibat dalam persiapan tim muda, menekankan pentingnya pematangan taktik dan kondisi fisik agar pemain dapat bersaing dengan tim-tim berpengalaman dari Asia Timur. Sementara itu, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sudah melakukan dialog dengan PSSI untuk menenangkan situasi pasca keputusan AFC.

Baca juga:

Kasus WO Persipura dan agenda ambisius Timnas U‑17 memperlihatkan dua sisi tantangan dalam piala AFC: aspek administratif yang dapat berujung sanksi berat, serta kompetisi lapangan yang menuntut persiapan maksimal. Kedua peristiwa ini sekaligus menjadi pelajaran bagi federasi dan klub di Asia Tenggara untuk meningkatkan kepatuhan pada regulasi serta memperkuat program pembinaan usia muda.

Pengamat sepak bola menilai bahwa keputusan AFC, meski kontroversial, menegaskan pentingnya integritas kompetisi. Sementara itu, harapan besar tertuju pada generasi muda yang akan memperlihatkan kualitas di panggung regional. Jika Timnas U‑17 mampu menembus fase lanjutan, hal tersebut dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap sepak bola Indonesia setelah insiden WO yang menodai citra Persipura.

Baca juga:

Dalam beberapa minggu ke depan, perhatian publik akan terpecah antara menilai dampak sanksi terhadap Persipura dan menyaksikan penampilan Timnas U‑17 di Arab Saudi. Kedua cerita ini menjadi sorotan utama dalam kalender piala AFC tahun ini, menegaskan bahwa kompetisi benua ini terus menjadi arena bagi drama, tantangan, dan peluang bagi negara-negara Asia.