Sneako Menggebrak Jakarta: YouTuber Kontroversial yang Lagi Streaming IRL di Indonesia
Berita Pilihan 22 April 2026 – Sneako, kreator asal Amerika Serikat dengan jutaan subscriber, kembali menjadi sorotan publik setelah memulai streaming IRL (In Real Life) di ibukota Indonesia, Jakarta. Aktivitas live ini dilakukan melalui platform Kick, sebuah layanan streaming yang menawarkan kebebasan konten lebih luas dibandingkan platform mainstream. Pada hari pertamanya, Sneako berkeliling kota bersama influencer lokal Bigmo, sementara pada hari berikutnya ia mengajak Atta Halilintar untuk menjelajahi berbagai spot ikonik di Jakarta.
Karier Sneako bermula pada tahun 2013 ketika ia pertama kali mengunggah video ke YouTube. Konten awalnya berfokus pada gaming, namun tak lama kemudian ia beralih ke format street interview—menghampiri orang-orang random di jalanan dan menanyakan pendapat mereka tentang isu-isu sosial, percintaan, standar hidup, dan mindset generasi muda. Gaya wawancara yang blak-blakan serta topik‑topik sensitif membuatnya cepat mendapatkan perhatian, namun juga menimbulkan kontroversi.
Seiring popularitasnya meningkat, Sneako menjadi salah satu kreator paling kontroversial di dunia digital. Beberapa momen penting dalam perjalanan kontroversinya meliputi:
- 2022: Diblokir dari YouTube karena dianggap menyebarkan konten ekstrem dan menyinggung kelompok tertentu.
- 2023: Dilarang menggunakan Twitch setelah beberapa siaran dianggap melanggar kebijakan kebencian.
- 2025: Diblokir kembali dari YouTube serta TikTok, memaksa Sneako beralih ke platform alternatif seperti Rumble.
- 2025 (akhir tahun): Mengajukan banding selama 39 hari dan berhasil mengembalikan akses ke channel YouTube miliknya.
Setelah serangkaian larangan, Sneako menemukan tempat baru di Kick, sebuah platform yang masih relatif baru di pasar streaming. Kick memberikan kebebasan lebih dalam hal topik pembahasan, sehingga kreator yang sebelumnya dibatasi dapat kembali berinteraksi dengan penontonnya tanpa takut diblokir secara tiba‑tiba.
Pada 20 April 2026, Sneako menginjakkan kaki di Indonesia dan langsung memulai streaming pertama di Jakarta. Dengan kamera yang menempel pada badan, ia berkeliling kawasan Sudirman, Monas, dan kawasan kuliner Kota Tua sambil berdialog dengan pejalan kaki. Bigmo, seorang influencer lokal yang dikenal karena konten humor dan vlog perjalanan, menjadi rekan pertama Sneako. Kolaborasi ini tidak hanya menarik penonton Indonesia, tetapi juga menghubungkan dua budaya konten yang berbeda.
Hari kedua, Sneako meningkatkan skala kolaborasinya dengan mengajak Atta Halilintar, salah satu YouTuber paling berpengaruh di Indonesia. Bersama Atta, Sneako mengunjungi pusat perbelanjaan Grand Indonesia, mencoba makanan tradisional seperti nasi uduk, dan bahkan berpartisipasi dalam sesi foto di depan Monumen Nasional. Interaksi mereka menampilkan dinamika yang menggabungkan humor Barat dengan keakraban budaya Indonesia, sehingga menciptakan momen viral di media sosial.
Meski streaming berlangsung di platform Kick, Sneako tetap mempertahankan kehadirannya di media sosial lain. Ia aktif membagikan cuplikan (clip) streaming ke Instagram, Twitter, dan TikTok, meski akun TikTok-nya sebelumnya pernah diblokir. Hal ini memperluas jangkauan penonton, terutama generasi Z yang menjadi mayoritas pemirsa di Indonesia.
Respons warganet Indonesia beragam. Sebagian besar mengapresiasi keberanian Sneako untuk menjelajahi budaya lokal secara langsung, sementara kelompok lain tetap kritis mengingat riwayat kontroversinya. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa kehadirannya meningkatkan percakapan tentang kebebasan berekspresi di ruang digital, serta menyoroti peran platform alternatif dalam menampung konten yang dianggap “ekstrem” oleh layanan mainstream.
Keberadaan Sneako di Indonesia juga membuka peluang bagi kreator lokal untuk berkolaborasi dengan kreator internasional. Dengan jaringan yang semakin terhubung, kemungkinan pertukaran ide, gaya produksi, dan bahkan model bisnis baru menjadi lebih nyata. Bagi industri hiburan digital Indonesia, fenomena ini menjadi indikator kuat bahwa pasar konten online terus berkembang dan siap menyambut aktor global yang ingin terlibat.
Secara keseluruhan, kehadiran Sneako di Jakarta menandai babak baru dalam evolusi konten IRL di Indonesia. Dari kontroversi hingga kolaborasi lintas budaya, perjalanan kreator ini mencerminkan dinamika dunia digital yang terus berubah. Bagaimana respons selanjutnya, baik dari platform maupun penonton, akan menjadi titik fokus bagi para pengamat media sosial di masa mendatang.