Klasemen Persib Tersadar: Borneo FC Samai Poin di Pekan ke‑29, Persaingan Juara Memanas
Berita Pilihan 26 April 2026 – Persib Bandung kembali berada di ujung tanduk klasemen Super League 2025/2026 setelah Borneo FC Samarinda berhasil menyamai poin pada pekan ke‑29. Kedua tim kini berada pada 66 poin masing‑masing setelah 29 pertandingan, menjadikan lima laga tersisa menjadi penentu utama siapa yang akan mengangkat trofi juara.
Dalam laga pekan ke‑29, Borneo FC mengukir kemenangan meyakinkan 3‑0 atas Semen Padang FC di Stadion Segiri, Samarinda. Gol‑gol dicetak oleh Komang Teguh (menit 9), Kaio Nunes (menit 39), dan Koldo Obieta (menit 90+4). Sementara itu, Persib Bandung hanya mampu menahan imbang 0‑0 melawan Arema FC di Gelora Bandung Lautan Api. Hasil tersebut menghilangkan selisih tiga poin yang sebelumnya dimiliki Persib, namun posisi puncak masih dipertahankan berkat keunggulan head‑to‑head.
Catatan pertemuan head‑to‑head antara kedua tim masih menguntungkan Persib: mereka menang 3‑1 pada pertemuan di Bandung (5 Desember 2025) dan kemudian bermain imbang 1‑1 di Samarinda (15 Maret 2026). Menurut regulasi liga, keunggulan ini yang saat ini menempatkan Persib di posisi pertama sementara Borneo berada di posisi kedua.
Berikut rangkuman klasemen sementara setelah pekan ke‑29:
| Pos | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 29 | 20 | 6 | 3 | 66 |
| 2 | Borneo FC | 29 | 21 | 3 | 5 | 66 |
| 3 | Persija Jakarta | 29 | 16 | 11 | 2 | 59 |
Statistik Persib menunjukkan performa yang stabil sepanjang musim: 20 kemenangan, 6 hasil imbang, dan hanya 3 kekalahan, dengan selisih gol +32 (50 gol masuk, 18 gol kebobolan). Sementara Borneo FC mencatat 21 kemenangan, 3 seri, dan 5 kekalahan, dengan selisih gol +28.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan pentingnya tiga poin tersebut. “Kami menyadari betapa krusialnya kemenangan ini untuk menutup jarak dengan pemuncak klasemen, terutama Persib,” ujarnya dalam konferensi pers pasca laga melawan Semen Padang. Ia menambahkan bahwa timnya tidak hanya fokus pada lima laga terakhir, melainkan menjaga konsistensi sepanjang kompetisi.
Persib Bandung kini dijadwalkan menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 30 April di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Pertandingan ini menjadi ujian pertama setelah imbang melawan Arema dan akan menentukan apakah Persib dapat mempertahankan keunggulan head‑to‑head. Di sisi lain, Borneo FC memiliki kesempatan menyalip Persib jika berhasil meraih kemenangan melawan Persik Kediri pada 29 April di Stadion Segiri.
Tekanan semakin terasa bagi Maung Bandung. Dengan hanya lima pertandingan tersisa, margin kesalahan hampir tidak ada. Setiap hasil minor dapat mengubah peta persaingan secara drastis, terutama mengingat performa impresif Borneo FC yang mencetak gol terbanyak dalam dua pertandingan terakhir.
Pengamat sepak bola menilai bahwa faktor kebugaran, kedalaman skuad, dan kemampuan mengatasi tekanan mental akan menjadi kunci. Persib memiliki lini depan yang dipimpin Thom Haye dan Erwin Ramdani, sementara Borneo mengandalkan serangan cepat dari Komang Teguh dan Kaio Nunes.
Secara keseluruhan, klasemen Persib kini berada di ambang perubahan. Jika Persib mampu mengamankan kemenangan melawan Bhayangkara dan Borneo gagal menambah poin melawan Persik Kediri, selisih poin akan kembali terbuka lebar. Namun, jika Borneo melanjutkan performa gemilangnya, pertarungan untuk gelar juara dapat berakhir di fase akhir musim.
Dengan dinamika ini, para penggemar sepak bola Indonesia dipastikan akan menyaksikan drama kompetisi yang intens hingga akhir pekan. Semua mata kini tertuju pada lima laga terakhir, di mana satu gol saja dapat menentukan nasib juara musim ini.