Berita Pilihan

Cara Hilangkan Bau Prengus pada Daging Kambing dan Resep Praktis Menyambut Idul Adha di Banjarnegara

admin ·
Cara Hilangkan Bau Prengus pada Daging Kambing dan Resep Praktis Menyambut Idul Adha di Banjarnegara

Berita Pilihan 30 Mei 2026 – Idul Adha selalu identik dengan hidangan daging kurban, terutama daging kambing yang menjadi primadona di meja makan. Namun, aroma khas yang sering disebut “bau prengus” kerap membuat sebagian konsumen ragu menikmati hidangan tersebut. Artikel ini mengulas penyebab bau prengus, teknik menghilangkannya, serta menyajikan resep praktis yang dapat dijadikan pilihan saat perayaan tiba. Tak hanya itu, laporan kurban massal di Desa Batur, Banjarnegara, memberikan gambaran nyata tentang besarnya konsumsi daging kambing di hari raya.

Penyebab Bau Prengus pada Daging Kambing

Berbagai faktor alami dan kesalahan pengolahan dapat memperkuat bau prengus pada daging kambing. Berikut beberapa penyebab utama:

Baca juga:
  • Lemak khas: Lemak kambing mengandung senyawa yang lebih aromatik dibandingkan daging sapi. Semakin banyak lemak menempel, bau prengus cenderung lebih terasa.
  • Kualitas kesegaran: Daging yang tidak disimpan dengan suhu rendah setelah penyembelihan akan mengeluarkan aroma lebih tajam.
  • Proses pencucian berlebih: Membiarkan daging terendam air terlalu lama justru membuat aroma keluar lebih kuat dan tekstur menjadi alot.

Teknik Menghilangkan Bau Prengus Secara Efektif

Berbagai metode tradisional dapat dipadukan untuk menetralkan bau prengus tanpa mengorbankan cita rasa. Berikut langkah‑langkah yang direkomendasikan:

  1. Potong lemak berlebih, sisakan hanya lapisan tipis untuk menambah rasa gurih.
  2. Rendam daging dalam campuran air, cuka (1:3), dan sedikit jahe selama 15 menit, kemudian tiriskan.
  3. Rebus daging selama 20‑30 menit dengan daun salam, serai, dan sedikit lada hitam. Buang air rebusan pertama untuk mengeluarkan bau yang paling kuat.
  4. Setelah rebusan kedua, cuci daging dengan air bersih dan tiriskan sebelum melanjutkan proses memasak.

Resep Kambing Kecap Tanpa Nanas yang Empuk dan Bebas Bau Prengus

Resep berikut menggantikan penggunaan nanas dengan teknik marinasi dan bumbu aromatik, sehingga daging tetap empuk tanpa risiko over‑tenderizing.

Baca juga:
  1. Potong daging kambing menjadi ukuran sedang, lumuri dengan garam, merica, dan sedikit kecap manis selama 30 menit.
  2. Masukkan daging ke dalam wadah, tambahkan 2 sdm yoghurt, 1 sdm air jeruk nipis, dan 3 siung bawang putih yang telah dihaluskan. Diamkan 1 jam di kulkas.
  3. Panaskan sedikit minyak, tumis bawang merah, bawang putih, dan cabai merah hingga harum.
  4. Masukkan daging yang telah dimarinasi, aduk rata, lalu tambahkan 200 ml air, 2 sdm kecap manis, dan 1 sdt gula merah. Masak dengan api kecil hingga daging empuk dan kuah mengental.
  5. Taburi daun bawang sebelum disajikan.

Resep Sop Kambing Bening Anti Bau Prengus

Sop kambing kuah bening cocok untuk hidangan keluarga pada Idul Adha. Berikut cara membuatnya:

  1. Rebus daging kambing selama 30 menit dengan sejumput garam, daun salam, dan jahe. Buang air rebusan pertama.
  2. Cuci daging bersih, kemudian rebus kembali dengan 2 liter air, tambahkan pala, cengkeh, kayu manis, daun jeruk, lengkuas, dan merica.
  3. Sementara itu, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum, lalu masukkan ke dalam rebusan.
  4. Setelah daging empuk, tambahkan potongan wortel, kentang, tomat, serta daun bawang. Masak sebentar hingga sayuran matang.
  5. Sajikan sop dengan taburan bawang goreng, seledri, dan perasan jeruk limau untuk rasa segar.

Laporan Kurban Massal di Desa Batur, Banjarnegara

Pada tanggal 27 Mei 2026, Desa Batur di Kabupaten Banjarnegara melaksanakan penyembelihan massal sebanyak 714 ekor kambing dan 176 ekor sapi. Total daging yang dihasilkan mencapai 25 ton, kemudian dikemas menjadi 8.600 paket untuk dibagikan kepada warga setempat maupun daerah sekitarnya seperti Wonosobo, Purbalingga, dan Magelang. Tradisi ini menegaskan peran penting daging kambing dalam perayaan Idul Adha serta menunjukkan semangat gotong‑royong masyarakat desa.

Baca juga:

Dengan mengaplikasikan teknik pengolahan yang tepat, aroma prengus pada daging kambing dapat diminimalisir, sehingga hidangan tetap lezat dan menggugah selera. Kombinasi resep praktis serta dukungan tradisi kurban massal memberikan pengalaman kuliner yang memuaskan bagi seluruh keluarga.