Djed Spence Bawa Tottenham Selamat dari Batas Bawah Premier League
Berita Pilihan 25 Mei 2026 – Tottenham Hotspur berhasil mengamankan tempat mereka di Premier League berkat kontribusi signifikan dari bek kanan muda, Djed Spence. Penampilan defensif yang solid dan serangan yang tajam membuatnya menjadi sosok kunci dalam upaya klub menghindari degradasi pada akhir musim.
Lahir pada 23 September 2000 di London, Djed Spence memulai karier profesionalnya bersama Middlesbrough pada usia 18 tahun. Setelah menampilkan kemampuan luar biasa di lini sayap kanan, ia pindah ke Fulham pada Januari 2022, di mana ia membantu klub naik ke Premier League pada akhir musim 2021/2022. Di Fulham, Spence dikenal dengan kecepatan, dribbling, serta kemampuan memberi umpan silang yang berbahaya.
Pada Agustus 2023, Tottenham mengumumkan kedatangan Djed Spence dengan nilai transfer sekitar £20 juta. Transfer ini menandai langkah ambisius klub untuk memperkuat sektor pertahanan sekaligus menambah opsi serangan dari sisi kanan. Manajer Tottenham, Ange Postecoglou, menilai Spence sebagai pemain yang dapat memberikan keseimbangan antara tugas defensif dan kontribusi ofensif.
Debut Spence bersama Spurs terjadi pada pertandingan melawan Brentford, di mana ia tampil selama 75 menit dan mencatat dua tekel penting serta satu umpan silang yang hampir berujung gol. Penampilan tersebut memberi sinyal bahwa ia siap bersaing untuk posisi starter di tim. Selanjutnya, ia menjadi pilihan utama dalam beberapa laga krusial, termasuk pertandingan melawan Liverpool dan Manchester United, di mana aksinya di sayap kanan menambah dimensi baru pada serangan Tottenham.
Secara statistik, hingga akhir pekan ke-38, Djed Spence mencatat 28 penampilan di semua kompetisi, dengan rata-rata 2,4 tekel per pertandingan dan tiga assist. Kecepatan larinya memungkinkan Tottenham melakukan transisi cepat dari bertahan ke menyerang, sementara kemampuan defensifnya membantu menutup celah di sisi kanan, terutama melawan pemain sayap lawan yang berbahaya.
Postecoglou memuji Spence dalam konferensi pers, menyatakan bahwa “Djed memberikan energi dan keberanian yang kami butuhkan di lini kanan. Ia tidak hanya menahan serangan lawan, tetapi juga menciptakan peluang bagi rekan setim.” Rekan setim, Harry Kane, juga menambahkan bahwa “keberadaan Djed di sayap kanan membuat saya lebih mudah menerima bola di area penalti, karena ia sering mengirimkan umpan silang yang akurat.”
Peran Spence menjadi semakin penting pada pertandingan penentu di akhir musim melawan Everton. Dalam laga tersebut, ia mencatat satu assist yang menghasilkan gol penentu kemenangan 2-1, sekaligus melakukan tekel krusial pada menit ke-85 yang menghalangi peluang gol lawan. Kemenangan itu memastikan Tottenham tetap berada di posisi 16, selamat dari zona degradasi.
Keberhasilan Tottenham bertahan di Premier League tidak lepas dari kontribusi Djed Spence. Kehadiran pemain berusia 23 tahun ini memberikan dimensi baru pada taktik tim, memungkinkan Postecoglou menerapkan formasi yang lebih fleksibel, mengandalkan serangan sayap sambil tetap menjaga keseimbangan defensif.
Melihat ke depan, Djed Spence diprediksi akan menjadi bagian penting dalam rencana jangka panjang Tottenham. Dengan kontrak yang mengikatnya hingga 2028, klub berharap ia dapat terus berkembang dan menjadi kandidat kuat untuk panggilan timnas Inggris. Jika performanya tetap konsisten, ia berpotensi menjadi salah satu bek kanan terbaik di liga.
Secara keseluruhan, Djed Spence telah membuktikan dirinya sebagai pemain yang dapat diandalkan dalam situasi tekanan tinggi. Kontribusinya tidak hanya membantu Tottenham mengamankan tempat di Premier League, tetapi juga menandai babak baru bagi kariernya di level tertinggi sepakbola Inggris.