J-10CE Unggul, Kalahkan Eurofighter 9-0 dalam Simulasi: Implikasinya bagi Pertahanan Asia
Berita Pilihan 22 Mei 2026 – China mengumumkan keberhasilan pesawat tempur J-10CE buatan Chengdu Aircraft Corporation dalam serangkaian latihan simulasi udara yang melibatkan Eurofighter Typhoon. Menurut laporan CCTV, J-10CE berhasil memenangkan semua sembilan pertempuran simulasi tanpa terkalahkan, menandai pencapaian signifikan bagi kemampuan tempur generasi ketiga China.
Latihan tersebut dilaporkan berlangsung pada tahun 2024, meski detail lengkap mengenai lokasi dan partisipan tidak diungkapkan secara resmi. Beberapa media di kawasan Teluk menyatakan bahwa skenario latihan mirip dengan operasi yang dilakukan di Qatar, melibatkan pasukan udara Pakistan sebagai mitra latihan. Keberhasilan ini menegaskan posisi J-10CE sebagai pesaing kuat di pasar pesawat tempur multirole.
J-10, yang pertama kali dikembangkan pada era 1980-an, telah mengalami serangkaian upgrade signifikan. Versi CE (China Export) menambahkan avionik modern, radar AESA, serta sistem senjata yang kompatibel dengan misil udara-ke-udara kelas dunia. Peningkatan ini memungkinkan J-10CE bersaing dengan jet generasi keempat seperti Eurofighter, F-16, dan bahkan Rafale.
Di sisi lain, perkembangan ini menarik perhatian militer Indonesia. Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, dalam beberapa pernyataan akhir tahun 2025, menyinggung kemungkinan pengadaan pesawat J-10 untuk memperkuat armada TNI AU. Pengadaan tersebut dipertimbangkan sebagai langkah strategis untuk menyeimbangkan kemampuan udara regional, khususnya menghadapi modernisasi armada negara-negara tetangga.
Beberapa analis pertahanan menilai bahwa kehadiran J-10CE dapat menjadi “loncatan teknologi” bagi TNI AU, mengingat kemampuan integrasi sistem tempur modern yang dimilikinya. Namun, tantangan logistik, pelatihan pilot, dan interoperabilitas dengan sistem yang sudah ada menjadi faktor penting yang harus dipertimbangkan.
- Keunggulan teknis J-10CE: Radar AESA, sistem manajemen tembak digital, kemampuan membawa misil beyond-visual-range (BVR).
- Perbandingan dengan Eurofighter: Eurofighter memiliki kecepatan supersonik lebih tinggi, namun J-10CE menonjol dalam manuverabilitas pada kecepatan menengah dan biaya operasional lebih rendah.
- Implikasi regional: Peningkatan kemampuan udara China dapat memicu perlombaan modernisasi di Asia-Pasifik, termasuk potensi pembelian atau pengembangan pesawat serupa oleh negara ASEAN.
Latihan simulasi tersebut juga menyoroti peran penting latihan bersama antar negara. Keterlibatan Pakistan dalam skenario latihan menambah dimensi geopolitik, mengingat hubungan militer yang kuat antara China dan Pakistan. Kolaborasi ini dapat memperkuat interoperabilitas dan berbagi taktik di antara kedua angkatan udara.
Sementara itu, di dalam negeri, TNI AU terus melakukan demonstrasi kemampuan udara, termasuk penggunaan F-16 Fighting Falcon dan KAI T-50 Golden Eagle dalam operasi pengamanan KTT ASEAN dan kunjungan resmi Presiden. Demonstrasi ini menunjukkan kesiapan Indonesia dalam menjaga kedaulatan wilayah udara sambil mengevaluasi opsi modernisasi armada.
Keberhasilan J-10CE dalam simulasi melawan Eurofighter menegaskan bahwa China tidak hanya meningkatkan kualitas produk domestik, tetapi juga menargetkan pasar ekspor dengan menawarkan solusi biaya-efektif namun berteknologi tinggi. Bagi Indonesia, keputusan pengadaan pesawat baru akan melibatkan pertimbangan strategis, ekonomi, serta kompatibilitas dengan sistem pertahanan yang sudah ada.
Dengan dinamika keamanan yang terus berubah di kawasan, kemampuan udara yang handal menjadi faktor kunci. J-10CE, dengan rekam jejak kemenangan dalam latihan simulasi, menambah pilihan bagi negara-negara yang ingin memperkuat pertahanan udara tanpa mengorbankan anggaran secara berlebihan.
Kesimpulannya, keberhasilan J-10CE melawan Eurofighter dalam sembilan pertempuran simulasi tidak hanya memperkuat reputasi industri pertahanan China, tetapi juga membuka peluang baru bagi negara-negara Asia dalam merumuskan strategi modernisasi angkatan udara mereka.