Libur Panjang Usai, Arus Balik Kendaraan ke Jakarta Meningkat
Berita Pilihan 17 Mei 2026 – Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus telah berakhir, dan arus balik kendaraan ke Jakarta telah meningkat di beberapa titik. Menurut data dari Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT), pergerakan arus balik mulai terlihat di sejumlah gerbang tol, khususnya dari arah Puncak, Jawa Barat, serta koridor timur menuju Ibu Kota.
Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati Senior General, mengatakan bahwa peningkatan mobilitas kendaraan yang kembali menuju Jakarta dan wilayah sekitarnya telah terlihat sejak 16 Mei 2026. Ia juga menambahkan bahwa gerbang tol yang paling signifikan peningkatannya di Jabodetabek adalah gerbang tol yang menuju ke arah Puncak dan koridor timur.
Selain itu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. juga mencatat bahwa sebanyak 487.814 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode H-1 sampai dengan H+1 libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Angka tersebut dihimpun selama tiga hari operasi, mulai Rabu (13/5/2026) hingga Jumat (15/5/2026).
Dalam rinciannya, distribusi lalu lintas paling dominan terjadi menuju arah Timur atau Trans Jawa dan Bandung yaitu sebanyak 222.472 kendaraan atau 45,6%. Sementara itu, arah Barat menuju Merak mencakup 139.229 kendaraan (28,5%) dan arah Selatan menuju Puncak sebanyak 126.113 kendaraan (25,9%).
Peristiwa tawuran antarkelompok juga terjadi di kawasan Jalan Bandengan Utara, Pekojan, Jumat (15/5/2026) pagi. Wawan, petugas keamanan setempat, mengungkapkan bahwa insiden tersebut berlangsung sangat cepat sehingga ia tidak sempat melihat langsung seluruh keributan yang terjadi. Namun, berdasarkan rekaman video yang beredar, ia menduga kuat peristiwa itu merupakan aksi tawuran yang melibatkan sekelompok pemuda dari luar wilayah Tambora.
Kesimpulan dari libur panjang Kenaikan Yesus Kristus ini adalah bahwa arus balik kendaraan ke Jakarta telah meningkat di beberapa titik, dan pergerakan arus balik mulai terlihat di sejumlah gerbang tol. Selain itu, peningkatan mobilitas kendaraan yang kembali menuju Jakarta dan wilayah sekitarnya telah terlihat sejak 16 Mei 2026.