LPEI Berikan Kredit Bunga Rendah Maksimal Rp 15 M untuk Genjot UKM
Berita Pilihan 16 Mei 2026 – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank memiliki program untuk memberikan pembiayaan untuk investasi dan modal kerja kepada usaha kecil menengah (UKM). Program ini merupakan salah satu penugasan bersama dengan Kementerian Keuangan dalam bentuk Penugasan Khusus Ekspor (PKE) Usaha Kecil Menengah (PKE UKM).
Hal ini ditujukan dalam rangka mendukung program pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 1 triliun. PMN dan program ini diluncurkan pertama kali pada akhir 2020, tepatnya saat pandemi COVID-19.
Kepala Divisi Penugasan Khusus Ekspor LPEI Wahyu Bagus Yuliantok mengatakan sampai saat ini program tersebut masih dibuka untuk UKM yang ingin mengembangkan ekspor. Secara total, masuk ke tahun ketiga ini penyaluran kredit UKM tersebut sudah mencapai hampir Rp 1 triliun.
Pinjaman yang ditawarkan kepada UKM ini maksimal mencapai Rp 15 miliar. Dengan bunga yang ditanggung atas kredit itu hanya 6%. Rata-rata pembiayaan yang didapat oleh UKM sebesar Rp 5 miliar sampai Rp 6 miliar. Untuk jaminan atau agunannya, UKM hanya diminta untuk menjamin 30% dari limit pembiayaan yang diterima.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan UKM dalam mengembangkan ekspor dan meningkatkan perekonomian nasional. Dengan adanya program ini, diharapkan UKM dapat meningkatkan produksi dan kualitas produk, sehingga dapat bersaing di pasar internasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kemampuan UKM dalam mengembangkan ekspor. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan pembiayaan yang rendah dan mudah diakses oleh UKM.
Dengan demikian, UKM dapat meningkatkan produksi dan kualitas produk, sehingga dapat bersaing di pasar internasional. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian nasional dan meningkatkan kemampuan UKM dalam mengembangkan ekspor.
Untuk itu, LPEI berharap dapat meningkatkan penyaluran kredit kepada UKM dan meningkatkan kemampuan mereka dalam mengembangkan ekspor. Dengan demikian, diharapkan perekonomian nasional dapat meningkat dan UKM dapat menjadi salah satu penopang perekonomian nasional.