Berita Pilihan

Jakarta Garuda Jaya Gagal Tembus Semifinal AVC Men’s Volleyball Champions League 2026

admin ·
Jakarta Garuda Jaya Gagal Tembus Semifinal AVC Men’s Volleyball Champions League 2026

Berita Pilihan 15 Mei 2026 – Langkah Jakarta Garuda Jaya dalam ajang AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 resmi terhenti setelah menyerah di tangan raksasa Iran, Foolad Sirjan Iranian. Bermain di hadapan publik sendiri, wakil Indonesia ini harus mengakui keunggulan lawan dengan skor telak 0-3 (14-25, 12-25, dan 12-25) dalam laga yang berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (14/5/2026) malam WIB.

Sejak awal pertandingan, Jakarta Garuda Jaya kesulitan mengimbangi permainan lawan. Foolad Sirjan tampil disiplin dan agresif dalam membangun serangan. Tim asal Iran tersebut langsung menekan lewat kombinasi serangan cepat dan blok rapat. Hasilnya, mereka merebut set pertama dengan kemenangan 25-14 dalam waktu 19 menit.

Baca juga:

Memasuki set kedua, Jakarta Garuda Jaya mencoba bangkit untuk keluar dari tekanan. Namun pertahanan solid Foolad Sirjan membuat wakil Indonesia sulit mengembangkan permainan. Foolad Sirjan kembali mendominasi jalannya pertandingan pada set kedua. Mereka menutup set tersebut dengan kemenangan meyakinkan 25-12 dalam durasi 18 menit.

Pada set ketiga, Jakarta Garuda Jaya sempat memberikan perlawanan lebih ketat. Beberapa poin penting berhasil didapatkan, tetapi mereka tetap gagal membendung efektivitas serangan lawan. Tim asal Iran itu akhirnya memastikan kemenangan lewat skor 25-12 pada set ketiga. Pertandingan pun berakhir dalam waktu 58 menit dengan dominasi penuh Foolad Sirjan.

Baca juga:

Kekalahan tersebut membuat langkah Jakarta Garuda Jaya terhenti di AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Mereka dipastikan gagal melaju ke babak semifinal turnamen.

Di sisi lain, JTEKT Stings Aichi berhasil melaju ke semifinal usai mengalahkan wakil Thailand. Sementara itu, Al Nassr akan bertanding melawan Gamba Osaka dalam final AFC Champions League Two 2025-26.

Baca juga:

Kesimpulan dari pertandingan ini adalah bahwa Jakarta Garuda Jaya masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk meningkatkan kemampuan dan strategi permainan mereka jika ingin bersaing dengan tim-tim top di level Asia.