Berita Pilihan

Timnas U-17 Indonesia Alami Kekalahan Telak dari Qatar di Piala Asia U-17 2026

admin ·
Timnas U-17 Indonesia Alami Kekalahan Telak dari Qatar di Piala Asia U-17 2026

Berita Pilihan 11 Mei 2026 – Tim nasional sepak bola U-17 Indonesia mengalami kekalahan telak dari Qatar dengan skor 0-2 dalam lanjutan pertandingan grup D Piala Asia U-17 2026 di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Minggu pagi WIB (10/5). Kekalahan ini semakin memperkecil kans Garuda Muda untuk lolos ke fase gugur setelah masih mengunci satu kemenangan dari dua pertandingan.

Di pertandingan tersebut, Indonesia tampil menekan sejak peluit awal dibunyikan. Peluang emas datang pada menit ke-16 setelah Taha Nassir melakukan pelanggaran di kotak terlarang yang berbuah penalti bagi Indonesia. Namun, Mathew Baker yang maju sebagai algojo gagal menjalankan tugasnya setelah tendangan kerasnya berhasil dibaca dengan sempurna oleh kiper Qatar, Mohamed Bakri.

Baca juga:

Memasuki babak kedua, Qatar tampil lebih klinis. Pada menit ke-57, koordinasi pertahanan Indonesia yang kurang rapi berhasil dimanfaatkan oleh Ayokunle Samuel Tokade setelah menerima umpan terukur dari Jad Hadi Khalil. Skor berubah 1-0 untuk Qatar. Alih-alih menyamakan kedudukan, Indonesia justru kembali kebobolan pada menit ke-66. Dhiaeddine Larbi melakukan manuver menusuk dari sektor kiri sebelum melepaskan sepakan melengkung ke pojok gawang yang tak mampu dijangkau Mike Rajasa.

Di sisa waktu, Indonesia mencoba bangkit, termasuk peluang dari Chico Yarangga dan Miraj Sulaeman yang lagi-lagi digagalkan kegemilangan Mohamed Bakri. Meski Qatar harus bermain dengan sepuluh pemain di akhir laga akibat kartu merah Amr Mohamed, skor tetap tidak berubah hingga laga usai.

Pengamat sepak bola nasional, Rizal Pahlevi, melihat masih ada sisi positif yang bisa menjadi modal penting Timnas U-17 Indonesia untuk laga terakhir melawan Jepang. Menurutnya, Timnas U-17 Indonesia sebenarnya menunjukkan perkembangan dibanding pertandingan pertama saat menang tipis atas China. Tim tampil lebih agresif dan mampu menciptakan peluang lebih banyak saat menghadapi Qatar.

Baca juga:

Baginya, kegagalan penalti itu menjadi salah satu titik penting yang memengaruhi jalannya pertandingan. “Di laga kedua berhadapan dengan Qatar menurut saya dari segi menciptakan peluang sudah lebih bagus dari laga pertama,” kata Rizal Pahlevi. “Tapi memang ini adalah pertandingan yang sifatnya cukup kejam karena kita menciptakan banyak peluang yang sifatnya bisa dikonversi menjadi gol tapi sayang tidak bisa dimaksimalkan,”

Kekalahan ini tentunya menjadi pukulan bagi Indonesia. Partai Timnas U-17 Indonesia vs Qatar telah digelar pada Sabtu (9/5) di Lapangan A King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi. Indonesia sebenarnya tampil berani sejak menit awal. Anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto bahkan mendominasi penguasaan bola hingga 60 persen dan berkali-kali menekan pertahanan Qatar.

Di sisi lain, Jonny Campbell, mantan pemain Adhyaksa FC, memiliki pengalaman unik saat mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia beberapa waktu lalu. Ia mengaku kagum dengan materi pemain yang dimiliki Timnas Indonesia, terlebih sosok Jay Idzes yang bermain di pentas Serie A, Italia, bareng Sassuolo.

Baca juga:

Kini, Timnas U-17 Indonesia harus mempersiapkan diri untuk menghadapi Jepang di laga terakhir grup D Piala Asia U-17 2026. Pertandingan tersebut akan menentukan nasib Indonesia dalam turnamen ini. Dengan kekalahan dari Qatar, Indonesia harus mengharapkan keajaiban untuk lolos ke fase gugur.

Kesimpulan dari pertandingan ini adalah bahwa Timnas U-17 Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperbaiki mentalitas dan koordinasi pertahanan. Dengan persiapan yang lebih baik dan mentalitas yang lebih kuat, Indonesia dapat meningkatkan peluangnya untuk sukses di turnamen ini.