Persija vs Persib: Wasit Uzbekistan Firdavs Norsafarov Dipercaya Mengawal Laga Sarat Gengsi
Berita Pilihan 10 Mei 2026 – Pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu, 10 Mei 2026, akan dipimpin oleh wasit asing asal Uzbekistan, Firdavs Norsafarov. Penunjukan pengadil internasional tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas dan netralitas pertandingan yang diprediksi berlangsung dalam tensi tinggi.
Duel Persija kontra Persib memang selalu menjadi sorotan besar di sepak bola Indonesia. Rivalitas panjang kedua tim membuat pertandingan kerap berjalan panas, baik di dalam maupun luar lapangan. Firdavs Norsafarov sendiri bukan nama asing di level internasional. Berdasarkan data resmi FIFA, wasit asal Uzbekistan itu telah terdaftar sebagai referee sekaligus video match official sejak tahun 2022.
Sebelum memimpin laga Persija versus Persib, Norsafarov lebih dahulu bertugas pada pertandingan playoff degradasi Pegadaian Championship 2025/2026 antara Persekat Tegal melawan Persiba Balikpapan pada 8 Mei 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Trisanja, Tegal, tersebut, Persiba Balikpapan sukses meraih kemenangan 2-1 atas tuan rumah Persekat.
Penunjukan wasit asing pada laga Persija melawan Persib dinilai penting mengingat duel ini akan sangat menentukan posisi kedua tim di papan klasemen. Persib membutuhkan kemenangan demi menjaga posisi puncak dan memperbesar peluang meraih gelar juara musim ini. Sementara itu, Persija wajib mengamankan tiga poin untuk menjaga asa tetap bersaing dalam perebutan gelar.
Hasil imbang dipastikan membuat Macan Kemayoran keluar dari jalur persaingan juara. Selain faktor klasemen, laga ini juga diprediksi berlangsung ketat karena mempertemukan dua tim dengan rivalitas terbesar di Indonesia. Atmosfer pertandingan diperkirakan tetap panas meski duel digelar di Samarinda.
Di sisi lain, Championship 2025-2026 telah rampung dengan Garudayaksa FC sebagai juara, PSS Sleman sebagai runner-up, dan Adhyaksa FC di posisi ketiga. Persekat Tegal, Sriwijaya FC, dan Persipal Palu harus terdegradasi ke Liga Nusantara, sedangkan 14 tim lainnya berhasil bertahan di Championship.
Kompetisi musim depan atau 2026-2027 masih akan diikuti 20 tim, dengan tiga klub yang turun dari kasta tertinggi dan tiga peserta naik dari kasta ketiga. Dengan demikian, persaingan di Championship dan Super League diprediksi akan semakin sengit.