Kegagalan Mengejutkan Janice Tjen di Italian Open 2026: Duel Sengit Hingga Set Kedua Berakhir 4-6, 4-6
Berita Pilihan 07 Mei 2026 – Petenis tunggal putri Indonesia, Janice Tjen, mengalami kekalahan dini pada babak pertama Italian Open 2026 (Internazionali BNL d’Italia) yang digelar di Foro Italico, Roma. Laga yang berlangsung selama satu jam dua puluh lima menit berakhir dengan skor 4-6, 4-6 melawan petenis Amerika Serikat, Peyton Stearns, menambah daftar catatan pahit Janice di turnamen WTA 1000.
Pertandingan dimulai dengan serangan agresif dari Stearns yang mencatat dua ace pada game pembuka, namun Janice tidak tinggal diam. Dengan persentase servis pertama yang cukup tinggi, mencapai 62,1 persen, ia berhasil menahan tekanan lawan dan menciptakan lima peluang break point. Stearns memanfaatkan dua di antaranya untuk mengunci set pertama 6-4. Pada set kedua, Janice meningkatkan performa servis pertamanya menjadi 66,7 persen dan menambahkan lima ace, namun dua kesalahan ganda (double fault) menjadi titik lemah. Stearns kembali mengonversi dua peluang break point dari lima kesempatan, menutup pertandingan dengan set kedua 6-4.
Penampilan Janice Tjen pada turnamen ini tidak terlepas dari konteks performa terakhirnya. Pada bulan Maret, ia mengalami serangkaian kegagalan di beberapa turnamen Amerika, termasuk Merida Open, Indian Wells, Miami Open, dan Charleston, semua berakhir di babak pertama. Namun, ia berhasil mematahkan pola tersebut dengan melaju ke babak kedua Madrid Open 2026, bahkan bersama rekan setimnya Aldila Sutjiadi, mereka menembus perempat final ganda putri di ajang WTA 1000 Madrid.
Kekalahan di Roma menurunkan peluang Janice untuk menambah poin peringkat dunia. Saat ini berada di peringkat No.40, hasil ini dapat menyebabkan penurunan posisi jika tidak diimbangi dengan hasil positif pada turnamen berikutnya. Stearns, yang berposisi No.49, melanjutkan ke babak kedua dan akan bertemu dengan unggulan ke-17 Amerika Serikat, Madison Keys, yang memperoleh bye pada putaran pertama.
Di samping kompetisi tunggal, Janice Tjen juga dijadwalkan berpartisipasi dalam nomor ganda putri bersama Aldila Sutjiadi. Duo Indonesia ini telah menunjukkan sinergi yang solid, tercermin dari penampilan mereka di Madrid Open 2026, dimana mereka menembus perempat final dan mengalahkan pasangan unggulan. Latihan bersama yang dilakukan beberapa hari sebelum turnamen Roma memberikan harapan bahwa pasangan ini dapat kembali menampilkan permainan yang kompetitif di ajang WTA 1000 berikutnya.
Secara keseluruhan, hasil ini menegaskan tantangan yang masih dihadapi Janice Tjen dalam mengukir konsistensi di level tertinggi tenis wanita. Meski memiliki servis yang kuat dan kemampuan mengendalikan poin penting, kesalahan ganda dan ketidakmampuan mengubah peluang break point menjadi kemenangan tetap menjadi area yang harus diperbaiki. Dengan agenda turnamen mendatang yang mencakup French Open dan Wimbledon, Janice memiliki kesempatan untuk bangkit kembali dan memperbaiki posisi peringkatnya.