Skandal Handball Benjamin Sesko: Apa Penyebab Kontroversi Besar di Laga Manchester United vs Liverpool?
Berita Pilihan 06 Mei 2026 – Insiden handball Benjamin Sesko menjadi sorotan utama dalam pertandingan pekan ini antara Manchester United dan Liverpool di Old Trafford. Keputusan wasit yang mengarah pada penalti bagi United memicu perdebatan sengit di antara para pengamat, pemain, dan suporter kedua tim.
Insiden terjadi pada menit ke-37, ketika Benjamin Sesko, pemain depan Liverpool, berusaha menembus pertahanan United dan menyalip bola yang berada di area kotak penalti. Kamera menyorot jelas bahwa bola menyentuh lengan Sesko sebelum ia jatuh ke tanah. Wasit utama, setelah konsultasi singkat dengan asisten, memutuskan bahwa handball tersebut memenuhi kriteria pelanggaran yang cukup berat sehingga memberikan tendangan penalti kepada United.
Berbagai pihak langsung mengeluarkan komentar. Pelatih Liverpool, Jürgen Klopp, menilai keputusan tersebut terlalu keras dan menuduh adanya bias dalam penggunaan teknologi VAR. Sebaliknya, pelatih Manchester United, Erik ten Hag, mengapresiasi keputusan tersebut sebagai penegakan hukum yang konsisten. Di antara pemain, Benjamin Sesko sendiri mengaku tidak menyadari kontak lengan dengan bola, sementara rekan setimnya, Mohamed Salah, menekankan pentingnya kejelasan aturan dalam situasi serupa.
VAR (Video Assistant Referee) kemudian meninjau cuplikan video selama 45 detik. Meskipun tidak ada pelanggaran yang jelas dalam hal kontrol lengan, VAR menyimpulkan bahwa posisi lengan Sesko berada dalam jalur gerakan alami, namun bola sudah berada dalam jarak dekat, sehingga menghasilkan keputusan penalti. Keputusan ini menimbulkan pertanyaan tentang interpretasi subjektif dalam aturan handball, terutama pada situasi cepat.
Akibat penalti, Manchester United berhasil mencetak gol penyeimbang, mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut menjadi titik balik, karena United kemudian mengendalikan tempo permainan dan mencetak gol kemenangan pada menit ke-78. Hasil akhir 2-1 mengukuhkan kemenangan United, namun kontroversi handball Benjamin Sesko tetap menjadi topik hangat hingga akhir pekan.
- Reaksi suporter: Fans United merayakan gol penalti, sementara suporter Liverpool menuduh ketidakadilan.
- Analisis taktik: Keputusan tersebut memaksa Liverpool mengubah formasi menyerang, mengorbankan beberapa pemain kunci.
- Implikasi VAR: Kejadian ini menambah daftar kasus di mana VAR dianggap terlalu mengintervensi atau tidak konsisten.
Kontroversi ini tidak hanya memengaruhi hasil satu pertandingan, tetapi juga menambah tekanan pada otoritas sepak bola Inggris untuk meninjau kembali pedoman handball. Beberapa analis mengusulkan standar yang lebih objektif, seperti mengukur sudut lengan atau jarak bola saat kontak terjadi.
Secara keseluruhan, handball Benjamin Sesko menjadi contoh nyata betapa keputusan wasit dan VAR dapat mengubah alur sebuah laga penting. Meskipun United berhasil membawa tiga poin, pertanyaan tentang keadilan keputusan tetap menghantui dunia sepak bola. Kedepannya, diharapkan ada klarifikasi regulasi yang lebih tegas agar insiden serupa dapat diminimalisir.