Berita Pilihan

Drama Menegangkan Besiktas vs Konyaspor: Penalti Penentu di Menit 98 dan Dampaknya bagi Musim Ini

admin ·
Drama Menegangkan Besiktas vs Konyaspor: Penalti Penentu di Menit 98 dan Dampaknya bagi Musim Ini

Berita Pilihan 06 Mei 2026 – Semifinal Ziraat Türkiye Kupası yang digelar pada 5 Mei 2026 menjadi sorotan utama bagi Beşiktaş J.K. setelah timnya menghadapi Konyaspor di Stadion Beşiktaş Park. Pertandingan yang semula tampak seimbang berakhir dengan keputusan dramatis pada menit ke-98, ketika pemain asal Albania, Enis Bardhi, mengeksekusi penalti yang menempatkan Konyaspor unggul 1-0. Gol tersebut sekaligus mengakhiri harapan Beşiktaş melaju ke final turnamen, sekaligus menambah catatan pahit dalam rangkaian kompetisi musim ini.

Serangan pertama Beşiktaş muncul sejak menit ke-5 ketika penyerang muda El Bilal Touré menembakkan tembakan keras yang hampir meluncur ke sudut atas gawang Konyaspor. Sayangnya tembakan itu meleset beberapa sentimeter di atas mistar. Kesempatan penting lainnya muncul menjelang jeda babak pertama, ketika gelandang Oh Hyeon-gyu berusaha menembus pertahanan lawan namun tendangannya berujung pada pelemparan tangan kiper Bahadir Güngördü. Kejadian itu menghasilkan tendangan bebas yang tidak berujung pada gol.

Baca juga:

Menjelang akhir babak pertama, Orkun Kökçü, pemain asal Haarlem yang tengah menebas prestasi di liga Turki, hampir mencetak gol lewat tembakan jarak 17 meter, namun kembali diselamatkan oleh Bahadir dengan aksi refleks luar biasa. Pada menit ke-87, Beşiktaş sempat mencetak gol yang kemudian dibatalkan karena pelanggaran offside. Kejadian ini menambah ketegangan, karena kedua tim bersaing ketat untuk menguasai bola di zona pertengahan lapangan.

Setelah jeda, intensitas pertandingan meningkat. Pada menit ke-92, Beşiktaş melakukan serangan balik cepat, tetapi pertahanan Konyaspor tetap solid. Kemudian pada menit ke-96, sebuah insiden terjadi di area penalti: pemain Beşiktaş melakukan pelanggaran ringan, namun wasit memberikan peringatan tanpa mengeluarkan kartu. Keputusan ini memicu perdebatan di antara pendukung dan analis, yang menganggap keputusan tersebut terlalu lunak mengingat intensitas permainan.

Puncak drama terjadi pada menit ke-98. Enis Bardhi, yang sebelumnya telah menampilkan permainan mengesankan selama musim ini, menerima tendangan bebas di dalam kotak penalti dan dengan tenang mengeksekusi penalti ke sudut kanan atas gawang, menjadikan skor 1-0 untuk Konyaspor. Gol penalti ini menjadi titik balik yang tak dapat dipulihkan oleh Beşiktaş, yang tetap berjuang keras namun gagal menyamakan kedudukan hingga peluit akhir.

Baca juga:

Sementara itu, di arena kompetisi internasional, Beşiktaş GAİN juga mengalami nasib serupa. Pada 6 Mei 2026, tim basket Beşiktaş GAİN menutup penampilan mereka di EuroCup setelah kalah tipis 73-71 melawan Cosea JL Bourg dalam laga final yang berlangsung di Prancis. Meskipun tim menunjukkan perlawanan sengit, terutama melalui penampilan Jonah Mathews dan Brynton Lemar, kesalahan kecil di menit-menit akhir membuat mereka kehilangan kesempatan meraih gelar.

Selain kejadian di lapangan, sorotan media juga tertuju pada komentar mantan pemain Beşiktaş, Sinan Engin, yang dalam sebuah wawancara menuduh Victor Osimhen (penyerang Galatasaray) sebagai faktor penyebab kekalahan Galatasaray melawan Samsunspor. Meskipun tidak langsung berkaitan dengan pertandingan Beşiktaş, komentar ini memperlihatkan betapa rivalitas antar klub Turki terus memanas, dan bagaimana mantan pemain berpengaruh dalam membentuk narasi publik seputar performa tim.

Untuk menonton kembali momen-momen penting ini, penyiaran semifinal Ziraat Türkiye Kupası dilakukan secara luas melalui kanal ATV. Berikut adalah daftar kanal dan platform yang menyiarkan pertandingan secara langsung tanpa biaya tambahan:

Baca juga:
  • ATV (saluran utama)
  • Digiturk 25
  • D‑Smart 25
  • Kablo TV 24
  • Tivibu 24
  • Turkcell TV+ 24
  • Vodafone TV 25
  • Turksat (satelit)
  • Platform streaming digital (akses internet gratis)

Pertandingan dimulai pukul 20:30 WIB, dengan atmosfer stadium yang dipenuhi suara sorak sorai pendukung Beşiktaş. Meskipun hasil akhir tidak menguntungkan, penampilan Beşiktaş menunjukkan tekad kuat untuk bangkit kembali di kompetisi liga domestik dan kompetisi Eropa.

Kesimpulannya, serangkaian kegagalan pada fase krusial—baik di lapangan sepak bola maupun basket—menjadi pelajaran penting bagi manajemen dan pelatih Beşiktaş. Penekanan pada disiplin taktis, pengelolaan tekanan mental, dan pengambilan keputusan wasit menjadi faktor utama yang harus diperbaiki. Dengan dukungan fanbase yang tetap setia, Beşiktaş memiliki peluang untuk memperbaiki performa di sisa musim dan kembali menorehkan prestasi di panggung domestik maupun internasional.