Berita Pilihan

Drama Menegangkan Cremonese vs Lazio: Noslin Cetak Gol Penentu di Menit Akhir

admin ·
Drama Menegangkan Cremonese vs Lazio: Noslin Cetak Gol Penentu di Menit Akhir

Berita Pilihan 05 Mei 2026 – Pertandingan Serie A Serie Italia 2025/2026 antara Cremonese dan Lazio berakhir dengan skor 1-2 untuk tuan rumah biru putih. Laga yang digelar pada dini hari Selasa, 5 Mei 2026 di Stadion Giovanni Zini, menampilkan aksi menegangkan di menit-menit akhir, di mana Tijjani Noslin menjadi pahlawan bagi Lazio dengan mencetak gol penentu.

Tim Cremonese memulai pertandingan dengan strategi menekan tinggi, berusaha memanfaatkan kehadiran kiper timnas Indonesia, Emil Audero, yang berada dalam performa solid pada babak pertama. Pada menit ke-29, Federico Bonazzoli berhasil membuka keunggulan bagi Cremonese lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang menyusup ke gawang Lazio.

Baca juga:

Namun, semangat Lazio tak surut. Babak kedua dimulai dengan intensitas tinggi, dan pada menit ke-53, Gustav Isaksen menyamakan kedudukan berkat assist cerdas dari Tijjani Noslin. Gol tersebut mengembalikan tekanan pada Cremonese yang masih berusaha mengendalikan tempo pertandingan.

Detik-detik krusial datang pada tambahan waktu (injury time). Tijjani Noslin, yang sebelumnya hanya berperan sebagai kreator serangan, melancarkan serangan cepat dan menaklukkan gawang Audero dengan satu tembakan tajam, menjadikan skor akhir 2-1 untuk Lazio. Gol kemenangan ini menegaskan kemampuan Noslin dalam memanfaatkan ruang sempit dan menambah tekanan pada Cremonese yang berada di zona degradasi.

Penampilan Emil Audero mendapatkan rating 5,7. Kiper berusia 28 tahun ini berhasil melakukan satu penyelamatan penting, sembilan kali recoveries, dan satu sapuan dari total 44 sentuhan bola. Meskipun ia menahan gawangnya selama 45 menit pertama, dua gol yang masuk pada babak kedua menurunkan ratingnya. Audero tetap menjadi sosok penting bagi Cremonese, mengingat ia merupakan satu-satunya pemain Indonesia yang berkompetisi di Serie A.

Baca juga:

Pelatih Cremonese, Marco Giampaolo, mengaku kecewa dengan hasil ini. “Kekalahan ini tidak dapat diterima, terutama setelah kami unggul lebih dulu. Kami harus bangkit dan memperbaiki mentalitas menjelang tiga laga terakhir,” ujar Giampaolo dalam konferensi pers pasca pertandingan. Ia menambahkan bahwa tim harus tetap tenang dan mengatur strategi untuk mengamankan poin penting melawan Pisa, Udinese, dan Como.

Sementara itu, posisi klasemen Serie A menempatkan Cremonese di peringkat ke-18 dengan 28 poin, hanya empat poin di atas Lecce yang berada di zona aman. Dengan tiga pertandingan tersisa, peluang Cremonese untuk bertahan di kasta teratas masih terbuka, namun sangat bergantung pada hasil lawan serta kemampuan mereka mengamankan setidaknya satu poin dalam setiap laga.

Berikut tabel singkat klasemen bagian bawah Serie A setelah laga ini:

Baca juga:
Posisi Tim Poin
16 Lecce 32
17 Udinese 30
18 Cremonese 28
19 Como 25
20 Pisa 22

Statistik pertandingan menyoroti dominasi serangan Lazio pada paruh kedua. Tim Lazio mencatat 12 tembakan, dengan 6 tepat mengarah ke gawang, sedangkan Cremonese hanya menghasilkan 7 tembakan, 3 di antaranya mengarah ke gawang. Penguasaan bola berada di pihak Lazio dengan 58% dibandingkan 42% milik Cremonese.

Keberhasilan Tijjani Noslin mencetak dua gol (satu assist, satu gol) menambah nilai penting bagi pemain berusia 23 tahun tersebut. Performanya di Serie A semakin menegaskan dirinya sebagai aset berharga bagi Lazio, terutama dalam perebutan posisi papan tengah yang ketat.

Dengan hasil ini, Lazio memperkuat posisinya di zona aman Serie A, sementara Cremonese harus mengoptimalkan tiga laga tersisa untuk menghindari degradasi. Bagi penggemar sepak bola Indonesia, penampilan Emil Audero tetap menjadi sorotan, meski hasil akhir tidak menguntungkan.