Sassuolo vs AC Milan: Kemenangan 2-0 yang Mengguncang Papan Klasemen Serie A
Berita Pilihan 04 Mei 2026 – Pekan ke-35 Serie A berakhir dengan kejutan besar ketika Sassuolo menumbangkan AC Milan 2-0 di kandang Stadion Mapei, Reggio Emilia. Gol pertama datang cepat pada menit kelima melalui Domenico Berardi, yang memanfaatkan umpan terobosan Kristian Thorstvedt untuk menembak melengkung tak terjangkau oleh Mike Maignan.
Keunggulan Sassuolo semakin terasa setelah menit ke-24 ketika bek andalan Milan, Fikayo Tomori, menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras pada Armand Laurienté. Dengan satu pemain lebih sedikit, Rossoneri kesulitan mempertahankan struktur defensifnya.
Di babak kedua, Sassuolo memperluas selisih menjadi dua gol hanya dua menit setelah jeda. Laurienté mengeksekusi tendangan akhir yang tepat pada menit ke-47, memanfaatkan ruang yang terbuka akibat kekurangan pemain Milan.
Pemain Indonesia Jay Idzes, yang menjadi starter di lini belakang Sassuolo, harus digantikan pada menit ke-40 karena cedera. Penggantiannya oleh Woyo Coulibaly tidak mengurangi ketahanan pertahanan tim tuan rumah yang berhasil menahan serangan Milan hingga akhir laga.
Statistik pertandingan memperlihatkan dominasi Sassuolo: penguasaan bola 58%, expected goals (xG) 1.57 berbanding 0.27 Milan, serta total tembakan 13-7. Kedua gol yang tercipta berasal dari peluang emas, sementara Milan gagal menciptakan satu big chance pun.
- Poin klasemen: Sassuolo naik ke peringkat 9 dengan 49 poin; AC Milan tetap di peringkat 3 dengan 67 poin.
- Efek kartu merah: Tomori keluar pada menit 24, memaksa Milan bermain dengan 10 orang selama lebih dari 65 menit.
- Cedera: Jay Idzes keluar pada menit 40 karena cedera otot, digantikan oleh Coulibaly.
Kekalahan ini menambah tekanan pada manajer Milan, Massimiliano Allegri, yang kini harus mencari cara mengembalikan performa tim menjelang pertandingan melawan Atalanta. Sementara itu, pelatih Fabio Grosso dapat mengoptimalkan posisi klubnya dengan menatap laga tandang ke Torino pada pekan berikutnya.
Suasana di tribun menandakan kekecewaan mendalam para pendukung Milan. Setelah peluit akhir, para pemain Rossoneri enggan mendekati suporter untuk memberi salam, memilih mundur ke ruang ganti sambil mendengar sorakan keras dari tribun.
Secara keseluruhan, kemenangan Sassuolo menegaskan kemampuan tim kecil mengatasi raksasa Serie A melalui taktik disiplin, pemanfaatan peluang cepat, dan keunggulan numerik setelah kartu merah. Pertandingan ini juga menjadi catatan penting bagi Jay Idzes yang harus menjalani pemulihan cedera, serta menjadi peringatan bagi Milan tentang pentingnya kontrol emosi di lapangan.