Rayo Vallecano Menang 0-2 di Getafe, Mengamankan Poin Krusial dan Menegaskan Ambisi LaLiga
Berita Pilihan 04 Mei 2026 – Dalam laga pekan ke-34 LaLiga EA Sports yang digelar di Stadion Coliseum, Getafe CF harus menelan kekalahan tipis 0-2 atas Rayo Vallecano. Dua gol yang dicetak oleh Sergio Camello pada menit 38 dan Randy Nteka pada menit 74 menjadi penentu utama, sekaligus mengukir momen penting bagi tim asal Vallecas dalam perjuangan mereka menembus zona aman.
Tim asuhan Iñigo Pérez memulai pertandingan dengan formasi 4-3-3, menempatkan Augusto Batalla di antara tiang gawang. Di lini pertahanan, kehadiran Jozhua Vertrouwd, Florian Lejeune, Nobel Mendy dan Balliu memberikan kestabilan, sementara De Frutos, Alemão dan Pacha Espino menempati posisi serang. Sementara itu, José Bordalás menurunkan susunan 5-4-1 untuk Getafe, mengandalkan David Soria di bawah mistar, serta barisan belakang yang terdiri dari Kiko Femenía, Abdelkabir Abqar, Domingos Duarte, Juan Iglesias dan Davinchi.
Pada fase awal, kedua tim tampak berhati-hati. Statistik menunjukkan Getafe menciptakan 10 tembakan, namun hanya tiga di antaranya tepat sasaran, sedangkan Rayo mencatat 9 tembakan dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang lawan. Penguasaan bola berimbang, dengan Getafe menguasai 55,7% dibandingkan 44,3% milik tamu. Namun, efektivitas serangan Rayo lebih tinggi, terbukti dari dua gol yang berhasil mereka ciptakan.
- Statistik Utama
- Penguasaan bola: Getafe 55,7% – Rayo Vallecano 44,3%
- Tembakan ke gawang: Getafe 3 – Rayo Vallecano 7
- Foul: Getafe 7 – Rayo Vallecano 22
- Kartu kuning: Getafe 3 – Rayo Vallecano 5
Gol pertama datang lewat aksi solo Camello. Setelah menerima umpan panjang dari De Frutos, ia menembus pertahanan Getafe, menembakkan tendangan jarak jauh yang melengkung ke sudut kiri atas gawang Soria. Gol tersebut menambah tekanan pada Getafe yang berusaha mencari jawab.
Menjelang menit 63, Getafe memperoleh peluang penalti setelah pelanggaran di dalam kotak penalti. Mauro Arambarri melancarkan tendangan, namun penentuannya meleset, menambah frustrasi para pendukung biru. Selanjutnya, pada menit 74, Nteka menegaskan kemenangan Rayo. Setelah menerima umpan dari Camello, ia memanfaatkan ruang di daerah penalti, menempatkan bola dengan kaki kanan ke sudut kanan bawah, melewati Soria yang berusaha meredam.
Penjaga gawang Augusto Batalla menjadi pahlawan tak terduga ketika ia menepis penalti yang diberikan kepada Getafe pada menit 61. Aksi penyelamatan tersebut menambah kepercayaan tim tamu dan memperkuat mentalitas menyerang mereka hingga akhir pertandingan.
Usai peluit akhir, pelatih Iñigo Pérez menyampaikan kebanggaan atas penampilan timnya. “Kami berada di fase krusial musim, dan kemenangan ini memberi kami napas lega untuk melanjutkan perjuangan di papan atas klasemen,” ujar Pérez. Sementara itu, Luis Milla, gelandang Getafe, menilai kekurangan timnya: “Kami tidak mampu menahan tekanan sejak awal. Kami harus lebih disiplin dalam bertahan dan mengoptimalkan peluang yang ada.”
Kemenangan ini menambah poin Rayo Vallecano menjadi 42, mengamankan posisi mereka di zona aman dan menutup musim dengan harapan dapat bersaing di kompetisi Eropa. Di sisi lain, Getafe tetap berada di peringkat ketujuh dengan 44 poin, namun mereka harus mengatasi beberapa kekurangan defensif jika ingin mengejar tempat di zona Liga Champions.
Berikut tabel singkat klasemen sementara setelah hasil ini:
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 7 | Getafe CF | 44 |
| 11 | Rayo Vallecano | 42 |
Selanjutnya, Getafe akan menghadapi Real Oviedo pada pekan berikutnya, sementara Rayo Vallecano dijadwalkan melawan Girona. Kedua tim berharap dapat memperbaiki performa masing‑masing menjelang akhir musim.
Kemenangan 0-2 ini bukan sekadar tiga angka pada papan skor, melainkan bukti ketangguhan Rayo Vallecano dalam menghadapi tekanan, sekaligus pelajaran penting bagi Getafe untuk memperbaiki koordinasi di lini tengah dan meningkatkan akurasi tembakan.