Harry Kane Cetak Top Skor Liga Champions, Mengalahkan Mbappé dan Masuk 10 Besar Sejarah
Berita Pilihan 01 Mei 2026 – Harry Kane kembali mengukir prestasi gemilang di panggung paling bergengsi sepak bola dunia. Penyerang Tottenham Hotspur mengakhiri musim Liga Champions dengan mencatatkan 11 gol, melampaui rekor Kylian Mbappé dan menempatkan dirinya di antara sepuluh pencetak gol terbanyak sepanjang masa kompetisi tersebut. Pencapaian ini menjadikan Kane sebagai top skor Liga Champions musim ini dan menegaskan posisinya sebagai salah satu penyerang paling produktif di era modern.
Kinerja impresif Kane terlihat jelas dalam pertandingan-pertandingan krusial. Ia membuka jaringan gawang pada babak pertama semifinal melawan tim kuat dari Spanyol, kemudian menambah dua gol di laga kembali yang memastikan tiket final bagi klubnya. Di final, meski timnya tak berhasil meraih trofi, Kane mencetak gol penalti yang menambah totalnya menjadi 11, satu gol lebih banyak dibandingkan Mbappé yang berakhir dengan 10 gol pada fase grup.
Statistik resmi UEFA mengonfirmasi bahwa Kane kini berada di peringkat kesepuluh dalam daftar top skor Liga Champions sepanjang masa, menyalip pemain-pemain legendaris seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi yang masing‑masing menempati posisi lebih tinggi. Berikut ini adalah tabel singkat yang menampilkan sepuluh pemain teratas beserta total gol mereka hingga akhir musim ini:
| Peringkat | Pemain | Klub | Gol |
|---|---|---|---|
| 1 | Cristiano Ronaldo | Real Madrid / Juventus / Manchester United | 140 |
| 2 | Lionel Messi | Barcelona / PSG | 129 |
| 3 | Robert Lewandowski | Bayern Munich / Barcelona | 86 |
| 4 | Karim Benzema | Real Madrid | 85 |
| 5 | Alfredo Di Stéfano | Real Madrid | 71 |
| 6 | Raúl González | Real Madrid | 71 |
| 7 | Karl-Heinz Rummenigge | Bayern Munich | 68 |
| 8 | Ruud van Nistelrooy | Manchester United / Real Madrid | 61 |
| 9 | Thierry Henry | Arsenal / Barcelona | 50 |
| 10 | Harry Kane | Tottenham Hotspur | 11 |
Meski angka total golnya masih jauh dari pemimpin daftar, pencapaian Kane memiliki nilai historis yang signifikan. Ia menjadi penyerang Inggris pertama yang berhasil menembus sepuluh besar pencetak gol Liga Champions sejak kompetisi ini berganti format pada awal 1990-an. Keberhasilan ini tidak lepas dari konsistensi performanya selama tiga dekade terakhir, di mana ia selalu menjadi ancaman utama di area penalti lawan.
Di sisi lain, Kylian Mbappé, yang sebelumnya memegang posisi di antara sepuluh besar, kini turun satu peringkat setelah mencatatkan 10 gol musim ini. Persaingan antara Kane dan Mbappé menjadi sorotan utama media internasional, mengingat keduanya mewakili generasi baru penyerang dengan kecepatan, ketajaman, dan insting gol yang luar biasa. Kedua pemain tersebut kini menjadi inspirasi bagi para pemain muda yang bercita‑cita menembus panggung elit sepak bola Eropa.
Para analis tak hanya menyoroti angka gol, melainkan juga kontribusi taktis Kane dalam sistem permainan Tottenham. Pelatih Tottenham memanfaatkan kemampuan penyerang asal Inggris ini tidak hanya sebagai target striker, tetapi juga sebagai pemain yang mampu menurunkan bola, menarik bek lawan, dan menciptakan ruang bagi rekan satu tim. Peran serbaguna ini memperkuat argumen bahwa Kane layak berada di antara elite penyerang dunia.
Kemenangan pribadi Kane memberikan dampak positif bagi klubnya. Tottenham kini memiliki landasan kuat untuk memperkuat skuad dalam bursa transfer musim depan, dengan harapan dapat kembali bersaing memperebutkan trofi utama. Selain itu, prestasi ini meningkatkan nilai komersial pemain, membuka peluang endorsement dan kesepakatan sponsor yang lebih menguntungkan.
Secara keseluruhan, pencapaian Harry Kane sebagai top skor Liga Champions musim ini menandai babak baru dalam sejarah kompetisi. Ia tidak hanya mengalahkan rekor Kylian Mbappé, tetapi juga menorehkan nama di antara legenda‑legenda sepak bola. Dengan usia yang masih relatif muda untuk seorang penyerang, potensi Kane untuk menambah jumlah golnya di musim‑musim berikutnya masih sangat terbuka, menjanjikan pertarungan sengit di puncak klasemen top skor Liga Champions di masa depan.