Villarreal vs Celta Vigo: Kemenangan 2-1 yang Pastikan Tiket Champions League
Berita Pilihan 27 April 2026 – Pertandingan antara Villarreal dan Celta Vigo pada 26 April 2026 menjadi salah satu sorotan utama LaLiga musim 2025/2026. Di Estadio de la Cerámica, tim tuan rumah berhasil mengamankan tiga poin penting dengan skor 2-1, sekaligus menegaskan posisi mereka dalam perburuan tiket Champions League. Penampilan ofensif serta ketangguhan mental menjadi kunci utama kemenangan ini.
Gol pertama datang dalam hitungan detik. Pada menit ke-1, Gerard Moreno mengeksekusi penalti yang diberikan setelah Alejandro Quintero menandai pelanggaran di dalam kotak penalti. Moreno menaklukkan kiper Radu dengan tembakan terarah ke sudut kanan bawah, menempatkan Villarreal unggul sejak awal. Gol cepat ini memberikan dorongan moral besar bagi pemain rumah.
Kurang dari setengah jam pertandingan, Nicolas Pépé menambah keunggulan Villarreal. Pada menit ke-28, setelah sebuah operan silang raso dari Pedraza, Pépé menerima bola di dalam area dan melepaskan tembakan kiri yang melesat tepat ke tiang gawang. Gol kedua ini membuat skor menjadi 2-0 dan menegaskan dominasi Villarreal di babak pertama.
Celta Vigo tidak tinggal diam. Pada menit ke-72, Borja Iglesias berhasil memanfaatkan peluang penalti setelah wasit menilai adanya pelanggaran pada area. Setelah penalti pertama harus diulang karena invasi area oleh Rafa Marín, Iglesias mengeksekusi tendangan kedua dengan tenang, mengirim bola ke sudut kanan atas, mengurangi selisih menjadi 2-1. Gol ini memberi harapan bagi Celta untuk melakukan serangan balik di menit-menit akhir.
Meskipun tekanan Celta meningkat di babak kedua, pertahanan Villarreal tetap solid. Penjaga gawang Arnau Tenas melakukan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menepis satu tembakan berbahaya dari Borja Iglesias pada menit ke-78. Di sisi lain, pemain kunci Villarreal, Ilaix Moriba, mengalami cedera ringan akibat tindikan Pépé, namun ia kembali ke lapangan setelah perawatan singkat.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi penguasaan bola Villarreal sebesar 58% dibandingkan 42% untuk Celta Vigo. Villarreal mencatat 15 tembakan, dengan 7 di antaranya mengarah ke gawang, sedangkan Celta Vigo hanya mencatat 9 tembakan, 3 di antaranya tepat ke gawang. Kedua tim menampilkan permainan agresif, namun akurasi akhir menjadi penentu utama.
- Gol Villarreal: Gerard Moreno (penalti, 1′), Nicolas Pépé (28′)
- Gol Celta Vigo: Borja Iglesias (penalti, 72′)
- Penguasaan bola: Villarreal 58% – Celta Vigo 42%
- Tembakan ke gawang: Villarreal 7 – Celta Vigo 3
Kemenangan ini menempatkan Villarreal pada posisi empat teratas klasemen, dengan selisih hanya tiga poin dari zona Champions League. Di sisi lain, Celta Vigo harus berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi, mengingat mereka berada di posisi ke-16 dengan selisih poin tipis.
Reaksi pendukung di media sosial pun beragam. Beberapa penggemar memuji aksi agresif Gerard Moreno dan ketajaman Pépé, sementara yang lain menyoroti kekhawatiran atas konsistensi pertahanan terutama pada fase akhir pertandingan. Namun, secara umum, kemenangan 2-1 ini dipandang sebagai langkah penting bagi Villarreal dalam memperkuat ambisinya menembus babak grup Champions League.
Secara taktik, pelatih Villarreal memanfaatkan kecepatan sayap kiri dan kanan, menekan pertahanan Celta secara terus-menerus. Penggunaan formasi 4-3-3 memungkinkan gelandang kreatif seperti Dani Parejo mengatur tempo permainan, sekaligus memberikan kebebasan bagi Pépé dan Moreno untuk beraksi di depan gawang.
Dengan hasil ini, Villarreal menutup fase pertama musim dengan catatan kuat, sementara Celta Vigo harus mengevaluasi kembali strategi mereka menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya. Pertandingan Villarreal vs Celta Vigo jelas menegaskan betapa pentingnya ketajaman dalam peluang penalti serta kemampuan tim untuk bertahan di bawah tekanan.