Berita Pilihan

Kurniawan Desak Dukungan: Targetkan Piala Dunia U-17 Jadi Tradisi untuk Timnas Indonesia

admin ·
Kurniawan Desak Dukungan: Targetkan Piala Dunia U-17 Jadi Tradisi untuk Timnas Indonesia

Berita Pilihan 27 April 2026 – Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, kembali menegaskan tekad kuatnya untuk menjadikan Piala Dunia U-17 sebagai agenda rutin bagi Garuda Muda. Menjelang Piala Asia U-17 2026 yang digelar di Arab Saudi pada 5-22 Mei, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan dukungan moral dan material kepada skuad yang tengah berjuang meraih tiket ke turnamen dunia.

Timnas U-17 Indonesia akan bertarung di Grup B bersama tiga tim kuat, yakni Jepang, China, dan Qatar. Jadwal pertandingan menuntut konsistensi tinggi, mengingat hanya dua tim teratas grup yang otomatis lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Sebelumnya, Garuda Muda sempat melakukan laga uji coba melawan China dan harus menelan kekalahan, menambah beban mental yang harus diatasi.

Baca juga:
  • Jepang – tim dengan tradisi kuat di level Asia.
  • China – lawan uji coba terakhir, menunjukkan kelemahan penyelesaian akhir.
  • Qatar – tim yang mengandalkan kecepatan dan taktik modern.

Kurniawan menegaskan bahwa arahan dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sudah sangat jelas: menjadikan kelolosan ke Piala Dunia U-17 bukan lagi sekadar kejutan, melainkan tradisi. “Kami tidak mau kembali menjadi tim yang hanya muncul sebagai kejutan sesekali. Kami ingin menancapkan bendera Indonesia secara konsisten di panggung dunia,” ujar pelatih tersebut dalam konferensi pers di Jakarta.

Strategi persiapan tim kini difokuskan pada dua aspek utama: penyelesaian akhir (finishing) dan kekuatan mental. Evaluasi dari ajang ASEAN U-17 2026 mengungkapkan bahwa meski Indonesia mampu menciptakan banyak peluang, kemampuan mengubahnya menjadi gol masih jauh dari optimal. Kurniawan menambahkan, “Dalam dua pertandingan awal kami menciptakan banyak peluang, namun belum bisa mengubahnya menjadi gol. Itu menjadi prioritas perbaikan.”

Selain aspek teknis, psikolog tim juga terlibat aktif. “Kami menggandeng psikolog untuk menumbuhkan mental juang yang tahan banting, terutama saat menghadapi tekanan di fase grup yang ketat,” kata Kurniawan. Pendekatan holistik ini diharapkan mampu menyeimbangkan kemampuan fisik, taktik, dan mental pemain muda.

Baca juga:

Para pemain pun menyuarakan rasa optimisme. “Kami tahu target besar, yaitu lolos ke Piala Dunia U-17. Selama persiapan, semangat tim tetap tinggi dan kami selalu mengandalkan dukungan masyarakat,” ujar salah satu kapten tim. Kurniawan menekankan pentingnya doa dan dukungan publik sebagai bahan bakar tambahan bagi para pemain di lapangan.

PSSI juga menyiapkan fasilitas latihan terbaik di Senayan, Jakarta, serta mengatur jadwal persiapan yang meliputi pertandingan persahabatan melawan tim-tim kuat di Asia. “Kami berusaha menciptakan lingkungan kompetitif agar pemain terbiasa dengan intensitas yang akan dihadapi di Arab Saudi,” jelas Sekjen PSSI, Yunus Nusi, dalam pernyataan resmi.

Menjelang turnamen, media lokal dan internasional menyoroti grup yang disebut “grup neraka” karena kekuatan lawan yang seimbang. Namun, Kurniawan tetap percaya bahwa dengan persiapan matang dan dukungan luas, Indonesia memiliki peluang untuk menembus dua posisi teratas. “Jika kami dapat mengoptimalkan peluang, menjaga konsistensi, dan bermain dengan mentalitas juara, tiket ke Piala Dunia U-17 bukan hal yang mustahil,” tuturnya dengan keyakinan.

Baca juga:

Dengan hanya beberapa minggu tersisa, tim pelatih terus mengasah taktik, memperbaiki teknik finishing, dan menguatkan mental pemain. Harapan besar tidak hanya datang dari para pengurus, melainkan juga dari para supporter yang selalu mengharapkan prestasi gemilang untuk skuad muda. Kurniawan menutup dengan harapan, “Saya tidak akan pernah berhenti meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia. Bersama kita wujudkan tradisi Piala Dunia bagi timnas U-17.”