Berita Pilihan

Giovanni Simeone Gagalkan Dominasi Inter, Dimarco Cetak Rekor Assist di Serie A

admin ·
Giovanni Simeone Gagalkan Dominasi Inter, Dimarco Cetak Rekor Assist di Serie A

Berita Pilihan 27 April 2026 – Jumat malam (26/4/2026) di Stadion Olimpico Grande Torino, laga pekan ke-34 Serie A antara Torino dan Inter Milan berakhir dengan skor imbang 2-2. Pertandingan yang semula tampak menguntungkan Inter berbalik setelah Giovanni Simeone mencetak gol penyeimbang pada menit ke-70, sementara Nikola Vlasic menambah satu gol melalui tendangan penalti pada menit ke-79.

Inter memulai pertandingan dengan serangan cepat. Pada menit ke-7, sundulan Manuel Akanji melenceng tipis, menandai ancaman pertama Nerazzurri. Namun, Inter baru membuka keunggulan pada menit ke-23 setelah Federico Dimarco memberikan umpan silang yang tepat, dimanfaatkan Marcus Thuram yang menanduk bola ke arah gawang. Kiper Torino, Alberto Paleari, gagal menangkis tendangan tersebut sehingga Inter unggul 1-0.

Baca juga:

Kemajuan Inter tidak berhenti di situ. Pada menit ke-61, Dimarco kembali menunjukkan kelasnya dengan assist kedua, kali ini untuk Yann Bisseck. Bisseck menanduk bola yang memantul dari tiang, lalu menembus jaring, menjadikan skor 2-0 bagi Inter. Dimarco, yang bermain sebagai bek sayap, mencatat dua assist dalam satu pertandingan, meningkatkan total asistennya menjadi 18 untuk musim ini – sebuah rekor baru dalam era modern Serie A sejak musim 2004-2005.

Meski tertinggal dua gol, Torino tidak menyerah. Pada menit ke-70, Giovanni Simeone, striker asal Argentina yang kini membela Torino, mengeksekusi umpan terobosan dari Emirhan Ilkhan. Simeone menempatkan bola tepat di kaki kiper Inter, Yann Sommer, yang terlalu jauh dari garis gawang, sehingga gol tersebut memperkecil selisih menjadi 2-1.

Sepuluh menit kemudian, insiden kontroversial terjadi. Carlos Augusto melakukan handball di dalam kotak penalti, namun VAR tidak memberi sinyal titik putih. Kejadian ini menambah ketegangan, namun Inter tetap harus bertahan.

Baca juga:

Menjelang akhir babak kedua, pada menit ke-79, Nikola Vlasic mengeksekusi tendangan penalti setelah keputusan wasit menyatakan pelanggaran di area penalti. Gol penalti tersebut menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Pertandingan berakhir dengan poin dibagi, mengukuhkan Inter di puncak klasemen dengan 79 poin, selisih 10 poin dari Napoli, sementara Torino tetap berada di posisi 13 dengan 41 poin.

Keberhasilan Dimarco mencetak rekor assist menjadi sorotan utama. Dengan 18 assist, ia melampaui catatan Papu Gomez (16 assist pada musim 2019-2020) dan menempatkan dirinya dalam percakapan untuk penghargaan MVP Serie A. Statistik resmi Lega Serie A mencatat rekor ini, meski ada perbedaan catatan dengan Opta yang menyatakan satu assist masih dipertanyakan.

Penampilan Giovanni Simeone juga mendapat pujian. Dengan sembilan gol musim ini, termasuk gol penyeimbang melawan Inter, Simeone menunjukkan konsistensi dan peran penting bagi Torino. Ayahnya, Diego Simeone, mantan legenda Inter dan pelatih yang terkenal, menyaksikan perkembangan karir putranya dengan kebanggaan.

Baca juga:

Laga ini tidak hanya mempengaruhi klasemen, tetapi juga menambah narasi persaingan keluarga. Marcus Thuram, putra Lilian Thuram, dan Giovanni Simeone melanjutkan tradisi ayah mereka yang pernah beradu di Serie A pada era 1990-an. Kedua pemain kini menjadi sorotan utama dalam pertandingan-pertandingan penting, menambah nilai historis pada duel Torino vs Inter.

Dengan hasil imbang ini, Inter masih berada dalam posisi kuat untuk merebut Scudetto, sementara Torino harus berjuang keras untuk keluar dari zona menengah. Kedepannya, performa Dimarco dan Simeone akan menjadi faktor kunci bagi masing-masing tim dalam menggapai target akhir musim.