Berita Pilihan

Ayah Endrick Ungkap: Kurang Menit Bermain di Real Madrid Menghambat Perkembangan Sang Bintang Muda

admin ·
Ayah Endrick Ungkap: Kurang Menit Bermain di Real Madrid Menghambat Perkembangan Sang Bintang Muda

Berita Pilihan 27 April 2026 – Ayah Endrick, yang selalu mengawal langkah karier putranya sejak kecil, baru-baru ini memberikan penilaian tajam tentang situasi sang pemain muda di Real Madrid. Menurutnya, kurangnya menit bermain di Santiago Bernabeu menjadi faktor utama yang menghambat perkembangan Endrick, meski talenta pemain asal Brasil itu telah menarik perhatian dunia sejak penampilannya di tim junior Real Madrid.

“Saya melihat anak saya tidak mendapatkan kesempatan bermain yang cukup di Real Madrid. Tanpa menit pertandingan yang konsisten, bakatnya tidak dapat berkembang sebagaimana mestinya,” ujar ayah Endrick dalam sebuah wawancara eksklusif. Ia menambahkan bahwa meski klub raksasa Spanyol memiliki banyak pemain berbakat, persaingan di lini depan sangat ketat, sehingga peluang Endrick untuk masuk ke skuad utama menjadi terbatas.

Baca juga:

Keputusan Real Madrid mengirim Endrick ke Olympique Lyonnais pada Januari 2026 merupakan upaya mencari ruang bermain yang lebih luas bagi pemain berusia 19 tahun itu. Peminjaman selama enam bulan itu ternyata memberikan dampak positif. Dalam 18 penampilan lintas kompetisi, Endrick mencetak tujuh gol dan memberikan tujuh assist, statistik yang menegaskan kemampuan adaptasinya di Ligue 1.

Berikut rekapitulasi performa Endrick di Lyon:

  • Jumlah penampilan: 18 pertandingan
  • Gol: 7 gol
  • Assist: 7 assist
  • Rata‑rata menit per pertandingan: 68 menit

Prestasinya tidak hanya meningkatkan popularitasnya di antara penggemar Prancis, tetapi juga memicu rumor bahwa Lyon berencana memperpanjang masa pinjamannya hingga musim depan. Namun, Endrick sendiri mengaku belum menerima konfirmasi resmi, baik dari Real Madrid maupun Lyon.

“Sejujurnya saya belum tahu apakah saya akan tetap di Lyon atau kembali ke Real Madrid. Saya datang ke sini dengan status pinjaman enam bulan,” kata Endrick kepada Canal+ Foot. “Jika saya harus kembali ke Real Madrid, tentu saya akan senang. Tapi jika harus pergi ke tempat lain, saya juga siap,” tambahnya dengan nada optimis.

Baca juga:

Selain performa di atas lapangan, Endrick juga berusaha menyesuaikan diri dengan budaya baru. Ia mulai belajar bahasa Prancis dan mengunjungi berbagai tempat di Lyon, menunjukkan niat kuat untuk berintegrasi dengan lingkungan sekitar.

Sementara itu, Real Madrid tampak menahan keputusan akhir. Klub tersebut masih menilai potensi Endrick untuk menjadi pengganti jangka panjang bagi penyerang senior. Namun, ayahnya menegaskan bahwa tanpa jam bermain reguler, proses pembelajaran dan peningkatan teknik akan terhambat.

“Kami tidak menentang keputusan klub, tetapi kami berharap Real Madrid memberikan kesempatan lebih banyak, setidaknya menit menengah dalam kompetisi domestik atau Liga Champions. Itu akan sangat membantu pertumbuhan mental dan taktis Endrick,” ujar sang ayah.

Para analis sepak bola menilai bahwa masa depan Endrick masih terbuka lebar. Jika ia kembali ke Real Madrid dan mendapatkan menit bermain yang memadai, potensi golnya dapat meningkat drastis. Sebaliknya, jika Lyon memperpanjang pinjaman, ia berkesempatan menjadi bintang utama di Ligue 1, yang juga dapat meningkatkan nilai pasar dan eksposur internasionalnya.

Baca juga:

Keputusan akhir kemungkinan akan diumumkan pada akhir musim 2025/2026, setelah evaluasi performa Endrick di kompetisi domestik Prancis dan turnamen internasional timnas Brasil. Bagi ayahnya, yang selalu menjadi pendorong utama, harapannya sederhana: memberi kesempatan kepada putranya untuk bermain sebanyak mungkin, karena itulah kunci utama perkembangan seorang pemain muda.

Bagaimanapun, Endrick telah menunjukkan kualitasnya di dua benua, dan dukungan kuat dari keluarga serta klub akan menjadi faktor penentu dalam menentukan jalur kariernya selanjutnya.