Berita Pilihan

Marcos Santos Ungkap Persaingan Ketat Super League: Persija Tak Terkecuali di Puncak Juara

admin ·
Marcos Santos Ungkap Persaingan Ketat Super League: Persija Tak Terkecuali di Puncak Juara

Berita Pilihan 27 April 2026 – Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan bahwa kompetisi Super League 2025/2026 semakin menunjukkan tingkat persaingan yang luar biasa. Dalam wawancara yang dilakukan pada Minggu, 26 April 2026, sang pelatih asal Brasil mengungkapkan betapa ketatnya persaingan papan atas antara Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta.

Santos mencatat bahwa pada pekan ke-29 klasemen sementara menampilkan Persib Bandung dan Borneo FC masing-masing mengumpulkan 66 poin. Kedua tim berada pada posisi satu dan dua dengan selisih poin yang sama, namun Persib memimpin karena unggul dalam pertemuan head to head. “Kami melihat bahwa Persib dan Borneo berada dalam kondisi yang sangat mirip, tetapi head to head menjadi faktor penentu saat ini,” ujar Santos.

Baca juga:

Arema FC sendiri memberikan kontribusi penting dengan menahan imbang tanpa gol melawan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Jumat, 24 April 2026. Hasil tersebut menahan laju Persib dan memperkecil celah poin antara dua tim teratas.

Sementara itu, Borneo FC memanfaatkan laga melawan Semen Padang di Stadion Segiri, Samarinda, dengan mencetak tiga gol tanpa balas. Kemenangan tersebut memungkinkan Borneo menyamakan poin dengan Persib, meskipun tetap berada di posisi kedua karena catatan head to head yang kurang menguntungkan.

Menurut Santos, selain Persib dan Borneo, Persija Jakarta juga tetap menjadi ancaman serius. “Saya tidak ingin mencoret Persija Jakarta dari peta persaingan. Mereka masih memiliki peluang besar untuk mengejar gelar, terutama bila salah satu tim di atas melenceng dalam lima laga tersisa,” tegasnya.

Baca juga:
  • Persib Bandung – 66 poin (puncak klasemen, unggul head to head)
  • Borneo FC – 66 poin (posisi dua, kalah head to head)
  • Persija Jakarta – berada di posisi tiga, masih dalam jarak yang dapat ditutup

Santos menambahkan bahwa masih ada lima pertandingan lagi yang dapat mengubah peringkat secara signifikan. “Sulit untuk memastikan siapa yang akan menjadi juara. Masih ada banyak poin yang diperebutkan, dan setiap pertandingan memiliki nilai penting,” katanya.

Pelatih berusia 46 tahun tersebut juga membandingkan kompetisi Indonesia dengan liga asalnya di Brasil. “Dengar, ini adalah kompetisi yang sangat sulit. Bagi saya yang datang dari Liga Brasil yang sangat kompetitif, musim pertama saya di sini benar-benar mengejutkan secara positif betapa kompetitif dan terorganisirnya liga ini,” ujar Santos, sambil memberi apresiasi kepada pengelola liga, tim‑tim, dan para pemain yang telah menjadikan Super League kuat.

Selain menyoroti persaingan antar tiga tim teratas, Santos juga menilai bahwa dinamika di papan bawah dapat memengaruhi hasil akhir. Tim‑tim yang berjuang menghindari degradasi akan berusaha keras mengambil poin dari lawan kuat, sehingga menambah ketidakpastian di babak akhir musim.

Baca juga:

Dengan semangat kompetitif yang tinggi, Santos menegaskan bahwa Arema FC akan terus berjuang untuk memperbaiki posisi. “Kami akan memanfaatkan setiap peluang yang ada, baik untuk meraih poin maupun untuk memberi tekanan pada tim‑tim yang sedang berada di puncak,” tutupnya.

Persaingan ketat ini menjanjikan akhir musim yang dramatis, di mana satu hasil saja dapat menentukan siapa yang mengangkat trofi juara Super League 2025/2026.