Berita Pilihan

Kurniawan Dwi Yulianto Coret 6 Pemain Timnas U-17 jelang Piala Asia 2026: Drama Pemilihan Skuad

admin ·
Kurniawan Dwi Yulianto Coret 6 Pemain Timnas U-17 jelang Piala Asia 2026: Drama Pemilihan Skuad

Berita Pilihan 25 April 2026 – Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, mengumumkan keputusan penting menjelang Piala Asia U-17 2026. Dalam sesi latihan di Jakarta pada Jumat 24 April 2026, ia menyatakan bahwa skuad yang semula berjumlah 26 pemain akan dipangkas menjadi 23 pemain sesuai regulasi turnamen. Keputusan tersebut berarti Kurniawan harus coret 6 pemain dari daftar akhir.

Timnas Garuda Muda saat ini memiliki tiga pemain diaspora yang diharapkan dapat menambah kualitas tim: striker asal Melbourne City, Matthew Baker, bek dari NAC Breda, Noha Pohan Simangunsong, serta gelandang FC Utrecht, Mike Rajasa. Ketiganya dijadwalkan bergabung dengan rombongan di Arab Saudi pada akhir pekan, sehingga mereka tidak termasuk dalam hitungan pemain yang akan kembali ke klub di Jakarta.

Baca juga:

“Dari 26 pemain, karena slot di Piala Asia hanya 23 nama, kami harus memulangkan enam personel,” ujar Kurniawan dalam konferensi pers di Hotel Sultan. Ia menambahkan bahwa keputusan akan diambil setelah menilai kondisi fisik, taktik, dan kebutuhan tim. “Kami tidak ingin memaksa pemain yang masih cedera, terutama yang masih mengalami masalah hamstring,” tambahnya.

Salah satu nama yang berada dalam risiko terbesar adalah striker muda Muhammad Mierza Firjatullah. Pemain yang sebelumnya menorehkan gol penting dalam Piala AFF U-16 2024 mengalami cedera hamstring yang dianggap masih cukup serius. Tim medis tim mengonfirmasi bahwa jika kondisi Mierza tidak membaik, ia tidak akan dimasukkan dalam daftar resmi.

Selain Mierza, ada beberapa pemain lain yang kemungkinan akan dipulangkan, antara lain beberapa pemain domestik yang belum menunjukkan performa konsisten selama fase persiapan. Kurniawan menegaskan bahwa proses seleksi tidak semata‑mata berdasarkan popularitas, melainkan pada kontribusi taktis dan kesiapan mental menjelang turnamen.

Baca juga:

Piala Asia U-17 2026 akan digelar di Jeddah, Arab Saudi, pada 5‑22 Mei 2026. Indonesia masuk dalam Grup B bersama Jepang, China, dan Qatar. Grup ini diprediksi cukup kompetitif, mengingat Jepang dan China memiliki sejarah kuat di level Asia. Kurniawan menyebut target tim: menempati dua posisi teratas di grup untuk melaju ke fase knockout dan berusaha mengamankan tiket Piala Dunia U-17 2026.

“Kami tahu lawan kami kuat, namun Garuda Muda memiliki potensi dan mentalitas yang tepat. Kami tidak boleh kalah sebelum bertanding, dan setiap pemain harus siap memberikan yang terbaik,” ujar Kurniawan sambil menekankan pentingnya mentalitas pemenang.

Rencana keberangkatan juga sudah disusun. Timnas Indonesia U-17 berangkat ke Arab Saudi pada sore hari Jumat 25 April 2026. Karena dua pemain diaspora, Noha dan Mike, akan langsung terbang ke Saudi pada hari berikutnya, rombongan yang berangkat dari Jakarta terdiri atas 21 pemain beserta staf pelatih.

Baca juga:

Keputusan untuk coret 6 pemain mendapat beragam reaksi dari para pengamat. Sebagian menilai langkah Kurniawan tegas dan mengutamakan kualitas, sementara yang lain mengkhawatirkan kurangnya kedalaman skuad bila terjadi cedera mendadak selama turnamen. Namun, pelatih menegaskan bahwa fokus utama adalah menyiapkan tim yang siap secara fisik dan taktis.

Dalam sesi latihan terakhir, Kurniawan mengadakan simulasi taktik melawan formasi 4‑3‑3 yang biasa dipakai oleh lawan di grup. Ia menilai bahwa fleksibilitas pemain menjadi kunci untuk mengatasi variasi strategi lawan. “Kami ingin pemain dapat beradaptasi, baik dalam menyerang maupun bertahan, sehingga setiap pergantian posisi tidak mengganggu keseimbangan tim,” jelasnya.

Menjelang Piala Asia, Kurniawan juga menekankan pentingnya dukungan moral dari suporter. “Suporter Garuda Muda selalu menjadi semangat tambahan bagi pemain. Kami berharap mereka memberikan dukungan positif selama turnamen di Saudi,” tutupnya.