John Stones Akhiri Era di Manchester City: Pergantian Besar di Pertahanan Merah dan Masa Depan yang Tak Pasti
Berita Pilihan 24 April 2026 – John Stones resmi mengakhiri masa baktinya di Manchester City setelah menorehkan total 16 trofi bersama klub. Keputusan ini menandai akhir era pertahanan yang telah menjadi tulang punggung Pep Guardiola selama lebih dari tiga musim, sekaligus membuka babak baru bagi sang bek berusia 31 tahun.
Berita kepastian kepindahan Stones muncul setelah kontraknya berakhir pada akhir musim ini. Selama masa kontraknya, ia berkontribusi dalam meraih sejumlah gelar domestik dan internasional, termasuk dua gelar Liga Champions dan lima gelar Premier League. Penampilannya yang konsisten, baik sebagai bek tengah maupun sebagai penyangga tengah, memberi fleksibilitas taktis yang sangat dihargai.
Sementara banyak klub melirik peluang gratis transfer, spekulasi terbesar mengarah pada Everton. Namun, laporan terbaru mengindikasikan bahwa rencana tersebut mungkin tak akan terwujud. Everton baru saja memperpanjang kontrak Michael Keane selama satu tahun, menutup kebutuhan mereka akan bek tengah berpengalaman. Manajer Everton, David Moyes, yang memang pernah bekerja dengan Stones semasa di Tottenham, tampaknya harus mencari opsi lain yang lebih muda dan berjangka panjang.
Di sisi lain, klub lain seperti Chelsea juga masuk dalam radar, dengan laporan menyebutkan minat pada bek berusia 19 tahun, Josh Acheampong, sebagai alternatif. Namun, tidak ada konfirmasi resmi mengenai tawaran konkret kepada Stones.
Kembali ke Manchester City, kondisi fisik Stones menjadi sorotan utama. Setelah mengalami cedera paha pada awal musim, ia kembali fit dan siap berkontribusi di lini belakang. Pelatih kepala Pep Guardiola menyebutnya sebagai “pemain yang penting untuk menambah kedalaman dan fleksibilitas” dalam pertahanan, terutama mengingat absennya Ruben Dias yang masih berjuang pulih dari cedera pergelangan kaki.
Selain itu, berita terbaru dari turnamen internasional menegaskan bahwa Thomas Tuchel, pelatih timnas Jerman, memuji kebugaran Stones menjelang Piala Dunia. “Ketika Anda datang ke Piala Dunia, Anda harus dalam kondisi fit, dan dia fit,” ujar Tuchel, menambah kepercayaan diri sang bek menjelang kompetisi besar.
Berbagai faktor kini memengaruhi prospek karier Stones. Di satu sisi, ia memiliki opsi untuk kembali ke Liga Premier dengan klub yang menawarkan tantangan baru. Di sisi lain, tawaran dari Liga Lain, termasuk liga Italia atau Spanyol, juga berpotensi muncul mengingat reputasinya yang solid di kompetisi top Eropa.
Berikut rangkuman poin penting terkait masa depan John Stones:
- Kontrak berakhir: Tidak ada perpanjangan, sehingga menjadi pemain bebas pada akhir musim.
- Spekulasi transfer: Everton dulu menjadi target utama, namun kini tampak mundur.
- Kondisi fisik: Sudah pulih dari cedera paha, siap bermain kembali.
- Pujian internasional: Thomas Tuchel menilai kebugarannya menjelang Piala Dunia.
- Alternatif klub: Potensi minat dari Chelsea, serta kemungkinan liga lain.
Dengan musim yang semakin mendekati akhir, keputusan akhir tentang destinasi John Stones akan menjadi sorotan utama penggemar sepakbola. Baik bagi Manchester City yang harus mengisi kekosongan di lini belakang, maupun bagi klub-klub yang bersaing untuk mendapatkan jasa bek berpengalaman ini.
Apapun keputusan yang diambil, satu hal yang pasti: John Stones telah menorehkan sejarah di Manchester City dan akan terus menjadi figur penting dalam percakapan transfer musim panas ini.