Berita Pilihan

Drama di Kie Raha: Malut United vs Persebaya Berakhir 0-2, Bajul Ijo Menegaskan Dominasi

admin ·
Drama di Kie Raha: Malut United vs Persebaya Berakhir 0-2, Bajul Ijo Menegaskan Dominasi

Berita Pilihan 24 April 2026 – Pekan ke-29 Super League 2025/2026 menyajikan laga sengit antara Malut United dan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Kamis 23 April 2026. Kedua tim masuk ke pertemuan ini dengan tekanan berbeda: Malut United berusaha menghentikan tren negatif empat laga tanpa kemenangan, sementara Persebaya berupaya menghentikan dua kekalahan beruntun dan mengamankan posisi enam besar klasemen.

Sejak peluit pertama, pertandingan menunjukkan dominasi penguasaan bola oleh tuan rumah (53%) dibandingkan tamu (47%). Namun, statistik penguasaan tidak berbanding lurus dengan efektivitas menyerang. Malut United menciptakan enam tembakan tepat sasaran, sedangkan Persebaya hanya membutuhkan tiga tembakan untuk menembus gawang lawan. Hasil akhir 0-2 menegaskan bahwa akurasi menjadi faktor penentu.

Baca juga:

Gol pertama tercipta pada menit ke-73 melalui aksi Milos Raickovic. Umpan terobosan Bruno Paraiba menembus pertahanan Malut United, dan Raickovic menyiapkan diri di kotak penalti sebelum mengeksekusi tembakan ke sudut kiri atas gawang, memaksa kiper Angga Saputro berjuang keras namun tidak mampu menahan bola.

Gol kedua muncul pada menit pertama tambahan waktu babak kedua. Francisco Rivera memanfaatkan umpan lepas dari Riyan Ardiansyah, menembus ruang sempit di dalam kotak penalti dan menempatkan bola ke sudut kanan bawah. Kegagalan kiper Malut United menahan tembakan ini mengunci skor 0-2.

Beberapa momen penting lainnya patut dicatat. Pada menit ke-38, Yakob Sayuri hampir mencetak gol bagi Malut United, namun wasit membatalkan gol setelah meninjau VAR. Handball oleh David Da Silva saat memberi umpan kepada Sayuri menjadi penyebab keputusan tersebut. Selain itu, Toni Firmansyah sempat memberikan tembakan keras pada menit ke-32 yang berhasil diselamatkan oleh Angga Saputro.

Baca juga:

Dari sisi taktik, pelatih Hendri Susilo menekankan pentingnya serangan balik cepat melalui trio David Da Silva, Ciro Alves, dan Yakob Sayuri. Namun, pertahanan yang masih rapuh dan keputusan VAR menjadi kendala utama. Di pihak Persebaya, pelatih menekankan pressing tinggi dan pergerakan dinamis pemain sayap seperti Bruno Paraiba, yang terbukti menjadi pembuat peluang kunci.

Klasemen setelah laga ini menempatkan Persebaya di peringkat keenam dengan 45 poin, hanya satu poin di belakang Malut United yang berada di posisi kelima dengan 46 poin. Kedua tim bersaing ketat untuk meraih tiga poin yang dapat mengubah dinamika papan atas kompetisi.

Suasana stadion dipenuhi sorakan pendukung masing‑masing tim. Meskipun kalah, suporter Malut United tetap memberikan dukungan penuh, berharap tim dapat bangkit dalam beberapa laga ke depan. Sementara itu, suporter Persebaya merayakan kemenangan penting yang mengembalikan kepercayaan diri setelah serangkaian hasil kurang memuaskan.

Baca juga:

Statistik individu menunjukkan performa impresif dari Milos Raickovic yang mencetak satu gol dan terlibat dalam serangan utama, serta Francisco Rivera yang menambah satu gol penting di menit akhir. Di lini belakang, Andhika Ramadhani (kiper Persebaya) tampil solid dengan beberapa penyelamatan krusial, termasuk pada tembakan keras Toni Firmansyah.

Laga selanjutnya, Malut United akan berupaya memperbaiki performa mereka pada pertemuan berikutnya melawan lawan yang berada di zona menengah klasemen, sementara Persebaya menyiapkan diri untuk menghadapi Arema FC dalam derby Jatim yang sangat dinanti.

Dengan hasil 0-2, Persebaya menunjukkan bahwa serangan terorganisir dan eksekusi klinis dapat mengatasi tekanan penguasaan bola lawan. Sementara Malut United harus mengevaluasi kembali strategi akhir pertandingan dan memperbaiki aspek defensif serta pemanfaatan peluang.