Drama PSIM Imbang Persija di Bali: Poin Berharga Bagi Laskar Mataram
Berita Pilihan 23 April 2026 – Pekan ke-29 BRI Super League 2025/26 menyuguhkan laga menarik antara PSIM Yogyakarta dan Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Rabu (22/4/2026). Pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1, menandai PSIM Imbang Persija yang memberikan satu poin penting bagi tim asuhan Jean-Paul van Gastel.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-4 lewat tendangan kaki kiri Ezequiel Vidal (sering disebut Pulga Vidal) yang menembus pertahanan Persija dan menempatkan PSIM unggul lebih dulu. Persija merespons dengan serangan terus-menerus dan pada menit ke-20 berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti yang dieksekusi Allano setelah pelanggaran di dalam kotak penalti.
Menjelang jeda pertama, Persija memperoleh peluang penalti kedua pada menit ke-41. Namun, kiper PSIM Maxwell Souza gagal menaklukkan bola, sehingga skor tetap 1-1. Kedua tim tidak dapat menambah gol pada babak pertama, dan pertandingan berlanjut ke babak kedua dengan intensitas yang tetap tinggi.
Di babak kedua, PSIM menampilkan pertahanan yang lebih agresif sesuai arahan pelatihnya. Franco Ramos, kapten PSIM, memimpin lini belakang dengan disiplin, sementara kiper Cahya Supriadi melakukan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menepis tembakan keras dari pemain Persija pada menit ke-53.
Persija terus mendominasi penguasaan bola, namun upaya mereka untuk mencetak gol tambahan terhalang oleh pertahanan PSIM yang rapat. Pada menit ke-60, set piece dari Ze Valente menghasilkan tembakan ke arah gawang, namun berhasil digagalkan oleh kiper Persija, Carlos Eduardo.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengakui bahwa timnya seharusnya dapat memanfaatkan peluang lebih baik, terutama setelah penalti yang gagal pada menit ke-42. Sementara itu, van Gastel menilai hasil 1-1 sebagai pencapaian maksimal mengingat kualitas lawan yang dihadapi. “Persija adalah tim yang sangat bagus dan layak bersaing untuk juara. Satu poin ini positif bagi kami,” ujarnya setelah pertandingan.
Berikut adalah rangkuman statistik utama pertandingan:
| Tim | Gol | Shots on Target | Possession |
|---|---|---|---|
| PSIM Yogyakarta | 1 | 4 | 46% |
| Persija Jakarta | 1 | 6 | 54% |
Hasil ini membuat Persija tetap berada di posisi ketiga klasemen dengan 59 poin, terpaut lima angka dari pemuncak klasemen Borneo FC. Sementara PSIM naik dua peringkat ke posisi kesembilan dengan 39 poin, menyusul tim-tim papan tengah seperti Bali United dan Arema FC.
Selain dampak pada klasemen, hasil imbang ini menghentikan rentetan 11 laga tanpa kemenangan PSIM, yang sempat turun ke peringkat sebelas sebelum kembali naik. Franco Ramos menegaskan pentingnya titik ini untuk memperbaiki moral tim: “Kami datang untuk menang, namun satu poin tetap berarti untuk menghentikan tren negatif.”
Dengan lima pertandingan tersisa, Persija masih memiliki peluang untuk menutup jarak dengan pemuncak, sementara PSIM berupaya mengumpulkan poin tambahan demi mengamankan posisi aman dari zona degradasi.
Secara keseluruhan, pertandingan menunjukkan kualitas taktik defensif PSIM yang berhasil menahan tekanan Persija, sekaligus menegaskan perlunya Persija meningkatkan penyelesaian akhir untuk kembali meraih tiga poin.